Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan Emas Rp63 Miliar di Bandara Soekarno-Hatta

Editor - Ilhamsyah

Jumat, 14 Agustus 2026 - 13:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA,MA – Upaya penyelundupan emas senilai sekitar Rp63 miliar berhasil digagalkan Bea Cukai Soekarno-Hatta bersama Bareskrim Polri di Bandara Internasional Soekarno-Hatta. Dalam waktu kurang dari 24 jam, petugas membongkar dua kasus dengan modus berbeda.

 

Dua penindakan tersebut berlangsung pada Selasa (11/8/2026). Total barang bukti yang diamankan mencapai 23,78 kilogram emas dengan kadar dan bentuk yang berbeda.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Kasus pertama melibatkan tujuh warga negara China yang hendak terbang menuju Hong Kong. Petugas menemukan 41 keping emas berbentuk silinder dengan kadar 24 karat dengan total berat 17,43 kilogram. Nilai keekonomian emas tersebut ditaksir mencapai sekitar Rp46 miliar.

 

Sementara dalam kasus kedua, petugas mengamankan emas berbentuk cast bar dengan total berat 6,35 kilogram. Nilai keekonomiannya diperkirakan sekitar Rp17 miliar.

 

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan keberhasilan pengungkapan tersebut tidak lepas dari sinergi antarlembaga serta pemanfaatan teknologi dalam pemeriksaan penumpang di bandara.

BACA JUGA  Polres Muaro Jambi sediakan hewan kurban sebanyak 6 ekor untuk dibagikan kepada masyarakat yang berhak menerima

 

“Dalam waktu kurang dari 24 jam, Bea Cukai menindak dua modus berbeda,” ujar Purbaya saat memberikan keterangan di Aula Gedung B KPU Bea dan Cukai Soekarno-Hatta, Kamis (13/8/2026).

 

Tujuh WNA Dicurigai Membawa Emas

Direktur Jenderal Bea dan Cukai Letjen TNI (Purn) Djaka Budhi Utama menjelaskan, pengungkapan kasus pertama bermula ketika petugas Bea Cukai, Aviation Security (Avsec), dan kepolisian mencurigai gerak-gerik tujuh WNA asal China yang membawa tas hand carry.

 

Ketujuhnya diketahui hendak melakukan penerbangan menuju Hong Kong.

 

Kecurigaan petugas kemudian ditindaklanjuti dengan pemeriksaan. Hasilnya, ditemukan emas dalam jumlah besar yang disembunyikan dengan cara yang telah dimodifikasi.

 

Emas tersebut berbentuk silinder menyerupai telur dan disembunyikan di dalam tas serta pakaian yang telah dimodifikasi. Sebagian barang bahkan disembunyikan menggunakan inserter pada bagian tubuh tertentu.

BACA JUGA  Respons Masalah dengan Cepat, Korps Brimob Polri Resmikan Struktur Organisasi Baru

 

Djaka mengatakan modus tersebut turut memengaruhi gerak tubuh para pembawa emas sehingga menjadi salah satu hal yang menimbulkan kecurigaan petugas.

 

Dari pemeriksaan tersebut, petugas akhirnya mengamankan 41 keping emas 24 karat dengan total berat 17,43 kilogram.

 

Modus Kedua Libatkan Oknum Ground Handling

 

Belum selesai dengan penindakan pertama, petugas kembali membongkar upaya penyelundupan emas dengan modus berbeda.

 

Kasus kedua bermula dari informasi Avsec terkait dugaan adanya pembawaan emas secara ilegal melalui area loading dock Terminal 3 Kedatangan Internasional.

 

Petugas kemudian melakukan pengawasan hingga menemukan adanya proses serah terima barang antara seorang staf ground handling dan penumpang yang akan melakukan perjalanan menuju Dubai.

Penindakan dilakukan terhadap dua WNI, masing-masing seorang staf ground handling dan seorang penumpang.

 

Dari pemeriksaan, petugas menemukan emas berbentuk cast bar dengan kadar yang beragam. Barang tersebut disembunyikan di dalam tas ransel dan koper kabin.

BACA JUGA  Peringatan Hari Pers Nasional tahun 2023 yang jatuh pada tanggal 9 Februari diselenggarakan di Provinsi Sumatera Utara dihadiri langsung oleh Presiden RI Ir H Joko Widodo, para Menteri, Panglima TNI dan Kapolri serta para Gubernur dan wakil Gubernur se Indonesia.

 

“Penindakan dilakukan terhadap dua orang WNI yaitu staf ground handling dan penumpang tujuan Dubai. Ditemukan emas dalam bentuk cast bar dengan kadar yang beragam yang disembunyikan dalam tas ransel dan koper kabin,” kata Djaka.

 

Dua kasus tersebut kini menjadi perhatian serius aparat karena memperlihatkan adanya upaya menggunakan berbagai cara untuk menghindari pemeriksaan dan membawa emas ke luar negeri tanpa memenuhi ketentuan ekspor.

 

Bea Cukai menegaskan pengawasan di pintu keluar negara akan terus diperkuat melalui sinergi dengan aparat keamanan, termasuk pemanfaatan teknologi pemeriksaan guna mencegah praktik penyelundupan barang bernilai ekonomi tinggi.

 

Pengungkapan ini sekaligus menjadi bukti bahwa celah pengawasan di bandara terus menjadi perhatian aparat. Berbagai modus, termasuk memanfaatkan fasilitas penerbangan dan pihak internal bandara, akan ditindak tegas sesuai ketentuan hukum yang berlaku. (Red Ilham)

Berita Terkait

H. Dian Surahman: Jangan Biarkan Koruptor Tetap Kaya, RUU Perampasan Aset Harus Segera Disahkan
Wakapolri Berikan bansos 1.000 paket untuk 2 Gapoktan Bawang putih di Cianjur
Dirgahayu RI Ke-81: FRIC Ajak Generasi Muda Jaga dan Rawat Indonesia Berdaulat, Adil, Makmur.
Luncurkan SIM Digital dan BPKB Elektronik, Korlantas Polri Raih Penghargaan. 
Presiden Prabowo Subianto melepas keberangkatan Perdana Menteri Tailan Anutin Charnvirakul
Gerak Cepat Jajaran Kodam XX/TIB Evakuasi Warga Terdampak Banjir Sungai Sapiah Kuranji 
KASDAM XX/TUANKU IMAM BONJOL TERIMA KUNJUNGAN SILATURAHMI ANGGOTA DPD RI
Kapolda Sumbar Kunjungan Silaturahmi Ke Kodam XX/Tuanku Imam Bonjol 
Berita ini 16 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 1 September 2026 - 16:31 WIB

Pangdam XX/TIB Kunjungi Kapolda Jambi, Bahas Perkembangan Kamtibmas di Provinsi Jambi

Selasa, 1 September 2026 - 11:17 WIB

Pangdam XX/TIB Tinjau Posko Udara dan Darat, Pastikan Kesiapan Total Penanganan Karhutla Jambi

Selasa, 1 September 2026 - 11:00 WIB

Pangdam XX/TIB Turun Langsung ke Londerang, Pastikan Karhutla Terkendali dan Lakukan Pendinginan

Senin, 31 Agustus 2026 - 08:42 WIB

Sejumlah Pejabat Utama dan Kapolres Jajaran Polda Jambi Dimutasi, Bentuk Penyegaran Organisasi

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 19:15 WIB

Tersangka karhutla di Jambi bertambah menjadi 10 orang

Jumat, 28 Agustus 2026 - 16:41 WIB

Dansat Brimobda Jambi Dampingi Kapolda Jambi Resmikan Lapangan Bulutangkis Siginjai

Kamis, 27 Agustus 2026 - 14:11 WIB

Ketua FRIC Jambi : Pemuda Yang Hebat Adalah Berani Berkata ” Kami Pemuda Harapan Orangtua dan Bangsa, Bukan Remaja MADESU

Rabu, 26 Agustus 2026 - 11:14 WIB

*Sinergi TNI-Polri dan Stakeholder, Karhutla di Areal Plasma PT BKS Sarolangun Berhasil Dipadamkan*

Berita Terbaru