MERANGIN,MA – Upaya penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) terus dilakukan oleh jajaran Kodim 0420/Sarko. Pada Kamis malam (17/9/2026), personel Koramil 420-08/Tabir bersama tim gabungan melaksanakan ground check terhadap laporan titik panas (hotspot) di Jalan Jalur Dua, Kelurahan Pasar Baru, Kecamatan Tabir, Kabupaten Merangin.
Kegiatan tersebut dilaksanakan berdasarkan informasi dari masyarakat. Personel gabungan bergerak menuju lokasi untuk memastikan kondisi titik hotspot sekaligus melakukan pengecekan dan penanganan terhadap lahan yang terbakar.
Setibanya di lokasi, personel berhasil menemukan area yang sebelumnya terbakar dengan luas kurang lebih ½ hektare. Berdasarkan hasil pengecekan, api telah padam dan selanjutnya dilakukan pendinginan guna memastikan tidak ada lagi bara api yang berpotensi menimbulkan kebakaran susulan.
ADVERTISEMENT
.SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam kegiatan tersebut, petugas juga melakukan pengumpulan data terkait kondisi lahan dan mengambil dokumentasi sebagai bahan laporan. Jenis lahan yang terbakar merupakan lahan mineral milik masyarakat, sementara penyebab kebakaran hingga saat ini masih belum diketahui.
Penanganan melibatkan 2 personel TNI dari Koramil 420-08/Tabir, 1 personel Polri, 8 personel Damkar Kecamatan Tabir, serta sekitar 15 masyarakat. Tim menggunakan dua unit kendaraan roda dua Babinsa dan satu unit mobil pemadam kebakaran Kecamatan Tabir.
Selain memastikan api padam, personel juga berkoordinasi dengan aparat terkait, melaksanakan pendinginan di lokasi, melakukan pendataan, serta memberikan sosialisasi kepada masyarakat sekitar agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi Karhutla.
Seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan aman dan lancar tanpa kendala berarti. Hasil kegiatan kemudian dilaporkan kepada komando atas sebagai bagian dari pemantauan dan penanganan Karhutla di wilayah Kabupaten Merangin.
Melalui kegiatan ground check dan pendinginan tersebut, TNI bersama unsur terkait terus berupaya melakukan deteksi dini dan penanganan cepat terhadap setiap laporan hotspot, sekaligus mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan dan mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan. Jambi Bebas Asap. (Cepi)












