Presiden RI Prabowo Subianto memimpin Sidang Dewan Energi Nasional (DEN) di Istana Merdeka

Editor - Ilhamsyah

Jumat, 18 September 2026 - 13:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta,MA – Kamis (17/09/2026). Sidang pertama DEN tahun 2026 tersebut dihadiri Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka beserta seluruh anggota DEN dari unsur pemerintah dan pemangku kepentingan untuk membahas langkah strategis menjaga ketahanan serta memperkuat kemandirian energi nasional di tengah dinamika geopolitik global.

 

Dalam rapat tersebut, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menyampaikan stok BBM dan cadangan nasional berada dalam posisi aman pada kisaran 18 hingga 20 hari. Untuk jangka panjang, Presiden Prabowo memberikan arahan untuk menyiapkan langkah pengembangan E50 setelah pelaksanaan program B50. Langkah ini ditujukan untuk memperkuat kemampuan Indonesia memenuhi kebutuhan BBM dalam negeri, di mana konsumsi solar nasional mencapai sekitar 39 juta kiloliter per tahun dan bensin 39 hingga 40 juta kiloliter per tahun.

 

Guna meningkatkan produksi migas, pemerintah mendorong eksplorasi besar-besaran pada cekungan dan blok minyak, optimalisasi sumur produksi lewat teknologi, serta penataan 45 ribu sumur rakyat agar dikelola secara profesional tanpa pelanggaran. Presiden juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah, akademisi, dan pelaku usaha dalam merumuskan kebijakan energi. Selain itu, sidang membahas penguatan kelembagaan dalam Rancangan Undang-Undang Minyak dan Gas Bumi (RUU Migas), di mana tata kelola sektor migas direncanakan berada langsung di bawah Presiden.

BACA JUGA  Puluhan Tokoh Masyarakat Rantau Duku kecamatan Rantau Pandan Kembali Mendatangi Kantor Bupati Bungo

 

Di samping strategi jangka panjang, pemerintah memberikan kepastian pasokan BBM bersubsidi untuk kebutuhan masyarakat. Menteri ESDM mengimbau warga dengan kemampuan ekonomi memadai, seperti pemilik kendaraan kelas atas, untuk tidak menggunakan BBM bersubsidi agar tidak mengambil hak rakyat yang membutuhkan. Pemerintah terus membenahi metode penyaluran dan mempertimbangkan penguatan regulasi agar subsidi energi tepat sasaran dan diterima secara adil. (Red Ilham)

BACA JUGA  Ketum FRIC Apresiasi Ketegasan Pimpinan Polri Terhadap Eks Kapolres Bima Kota

Berita Terkait

Irjen. Pol. Asep Safrudin, S.I.K., M.H. Resmi Ditunjuk Menjadi Kabareskrim Polri 
Presiden Prabowo Lantik Kepala dan Wakil Kepala Badan Komunikasi Pemerintah
Presiden Prabowo Subianto melantik Jenderal Pol. Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri 
FRIC untuk Kapolri Baru, H. Dian Surahman Titip Pesan: Jaga Marwah Polri, Utamakan Pelayanan dan Kepercayaan Publik
Bareskrim Polri Turun Tangan, Perselisihan Hak Lima Eks Pekerja dengan Tiga Raksasa Industri Morowali Dimediasi
Ketum FRIC Apresiasi Kapolres Cimahi AKBP Moh. Faruk Rozi: Sigap, Cepat, dan Responsif Saat Masyarakat Buruh Bantuan  
ISTANA MEMANGGIL FRIC: KOMITMEN TEGUH KAWAL NEGERI DAN TANGKAL HOAKS
DITTIPIDTER BARESKRIM POLRI Ungkap Dugaan Praktik Penyuntikan LPG Bersubsidi di Tangerang Selatan
Berita ini 24 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 20:40 WIB

DINAS PERKIM MUARO JAMBI: PENGAADAAN FIKTIF Rp 1,34 MILIAR MASYARAKAT MENDESAK GANTI KADIS PERKIM  

Senin, 5 Oktober 2026 - 15:51 WIB

Gasak Kendaraan Terparkir di Club Hiburan , Seorang Pemuda Berhasil Di Ringkus Satreskrim Porles Bungo  

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 14:05 WIB

KAPOLRESTA JAMBI BERI SEMANGAT PETARUNG DI KEJUARAAN KAPOLDA FIGHTER 

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 07:40 WIB

Kapolresta Jambi Terus  Ukir  Prestasi Jangan  Judo, Jangan  Narkoba, Jaga Nama Baik Institusi, Raih Kepercayaan Masyarakat 

Jumat, 2 Oktober 2026 - 21:18 WIB

Kapolres Tanjab Timur Pimpin Serah Terima Jabatan Kasat Lantas dan Kapolsek Sabak Timur

Kamis, 1 Oktober 2026 - 16:14 WIB

Kapolresta Jambi Berikan Reward Kepada 47 Personel Berprestasi 

Rabu, 30 September 2026 - 12:22 WIB

Pemerintah kabupaten Merangin Bongkar Kios Pedagang di Dua Titik

Selasa, 29 September 2026 - 14:25 WIB

Terungkap! Pembunuhan Budi Lestari Berawal dari KDRT, Eksekutor Dijanjikan Rp85 Juta

Berita Terbaru