27 Suku & Etnis FPK Surabaya Ikrar Jogo Suroboyo

Editor - Ilhamsyah

Kamis, 4 September 2025 - 20:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Surabaya,MA – Ribuan warga Kota Surabaya dari berbagai suku,/etnis/agama, Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) kota Surabaya, FKUB (Forum Komunikasi Umat Beragama), Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, Organisasi Kemasyarakatan, bersama Wali Kota Eri Cahyadi dan jajaran Forkopimda Kota Surabaya berikrar ‘Jogo Suroboyo’ di Tugu Pahlawan, Kamis, 4/9/2025. Pemkot bersama masyarakat Surabaya bersepakat menjaga keamanan, menjauhi provokasi, serta mengedepankan musyawarah dan menjunjung tinggi persatuan dalam menyampaikan aspirasi.

Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) Kota Surabaya menunjukkan komitmen kuat menjaga persatuan dan harmoni antarwarga Kota Pahlawan. Dalam Ikrar/Deklarasi “Jogo Suroboyo”, sekitar 200 anggota FPK Surabaya ikut berikrar, mewakili 27 suku dan etnis, sebagai bukti nyata partisipasi aktif FPK mengawal semangat kebersamaan dan menjaga kondusivitas kota Surabaya.

BACA JUGA  Kapolri Instruksikan Oknum Brimob di Maluku Dihukum Berat

Sebelumnya, 25 Agustus lalu, FPK Surabaya telah menandatangani pernyataan sikap “Surabaya Rumah Kita Bersama” di Gedung Eks Humas Pemkot Surabaya. Dalam pertemuan yang dipimpin Kepala Bakesbangpol Kota Surabaya, Tundjung Iswandaru, 27 suku dan etnis menyepakati lima poin penting;

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

1. Menjadikan Surabaya sebagai rumah bersama, tempat seluruh warga tanpa memandang asal-usul, agama, budaya, bahasa, dan status sosial dapat hidup berdampingan secara damai, setara, dan bermartabat.
2. Meneguhkan semangat kebhinekaan sebagai kekuatan utama membangun kota yang maju, humanis, dan berkeadilan, serta menolak segala bentuk diskriminasi, intoleransi, dan kekerasan berbasis identitas.
3. Menguatkan dialog, kolaborasi, dan gotong royong di antara seluruh elemen masyarakat untuk menjaga kohesi sosial dan mencegah potensi perpecahan.
4. Mendorong peran aktif pemerintah, tokoh agama, tokoh masyarakat, akademisi, dunia usaha, dan generasi muda dalam memperkuat budaya toleransi serta mengedepankan kepentingan terbaik masyarakat Surabaya.
5. Mengajak seluruh warga Surabaya untuk menjaga kota ini sebagai ruang hidup yang aman, nyaman, sejahtera, dan ramah bagi semua sehingga benar-benar menjadi “Rumah Kita” yang membanggakan.

BACA JUGA  MoU dengan KPU, Kapolri: Jaga Persatuan Kesatuan di Pemilu 2024 Syarat Mutlak

Ketua Umum PJI (Persatuan Jurnalis Indonesia) Hartanto Boechori. diwawancarai seusai acara,
“Surabaya kota dagang.terbesar kedua di Indonesia. Penduduknya majemuk dari berbagi suku, etnis dan agama serta kepercayaan. Namun Surabaya telah membuktikan diri sebagai kota yang kokoh karena keberagamannya. Ikrar hari ini bukan sekadar seremonial, melainkan wujud nyata komitmen bersama untuk terus menjaga persaudaraan lintas suku, etnis dan agama. Kepada seluruh elemen Pers saya ingatkan, kita juga memiliki tanggung jawab moral untuk merawat harmoni dan mencegah potensi perpecahan dengan pemberitaan yang sehat dan edukatif”, tegas Tokoh Pers vokal itu.

BACA JUGA  Kapolri Berikan Penghargaan Rekpro Bintara ke Daffa, Sepupu Almarhum Briptu Ghalib

Dengan ikrar “Jogo Suroboyo” itu, diharapkan seluruh elemen masyarakat makin terpanggil menjaga Surabaya selalu aman, damai dan menjadi teladan toleransi di Indonesia.

 

(Hamid)

Berita Terkait

Presiden RI Prabowo Subianto memimpin Sidang Dewan Energi Nasional (DEN) di Istana Merdeka
DITTIPIDTER BARESKRIM POLRI Ungkap Dugaan Praktik Penyuntikan LPG Bersubsidi di Tangerang Selatan
Jual Beli Data Pribadi dan Lacak Identitas via Telegram, Tiga Pemuda Ditangkap Polda Jabar
KPK Umumkan Identitas Delapan Tersangka Hasil OTT ATR/BPN
FRIC Tegaskan Berdiri Bersama Polri yang Tegas dan Profesional, Aduan Masyarakat Dibuka 24 Jam
FRIC: Garda Terdepan Pejuang dan Mitra Setia Korps Polri
Komjen Pol. Syahar Diantono: Bareskrim Moratorium Perkara yang Berkaitan Konflik Agraria
Bareskrim Polri Bongkar Praktik Live Streaming Pornografi di TikTok dan Tevi, Enam Tersangka Diamankan
Berita ini 14 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 21:08 WIB

DITTIPIDTER BARESKRIM POLRI Ungkap Dugaan Praktik Penyuntikan LPG Bersubsidi di Tangerang Selatan

Kamis, 17 September 2026 - 09:00 WIB

Jual Beli Data Pribadi dan Lacak Identitas via Telegram, Tiga Pemuda Ditangkap Polda Jabar

Rabu, 16 September 2026 - 08:35 WIB

KPK Umumkan Identitas Delapan Tersangka Hasil OTT ATR/BPN

Senin, 14 September 2026 - 06:14 WIB

FRIC Tegaskan Berdiri Bersama Polri yang Tegas dan Profesional, Aduan Masyarakat Dibuka 24 Jam

Jumat, 11 September 2026 - 16:31 WIB

FRIC: Garda Terdepan Pejuang dan Mitra Setia Korps Polri

Kamis, 10 September 2026 - 16:29 WIB

Komjen Pol. Syahar Diantono: Bareskrim Moratorium Perkara yang Berkaitan Konflik Agraria

Kamis, 10 September 2026 - 16:17 WIB

Bareskrim Polri Bongkar Praktik Live Streaming Pornografi di TikTok dan Tevi, Enam Tersangka Diamankan

Selasa, 8 September 2026 - 15:09 WIB

Febrie Adriansyah Akhirnya Bocorkan 4 Pejabat Jaksa Diduga Terima Uang 40 M, Kejagung Merespons

Berita Terbaru