JAMBI,MA – Kota jambi, Pimpinan proyek pembangunan sekolah Rakyat ( SR ) PT.SASMITO baru baru ini Menjelaskan ke wartawan Kalau polemik yang viral di media onlen jambi sebagai mana di beritakan Media Semeranjat. Jambi tentang legalitas tanah. Untuk pembangunan sekolah rakya yang berlokasi di kelurahan bangan pete kec. Alam barajo kota jambi 25 Mei 2025
Itu menjadi tanggung jawab pihak pemerintah daerah jambi
“Kalau untuk permasalahan tanah dan lokasi silahkan kawan -kawan media lansung saja ke pemerintah kota jambi kami ndak tau menau mengenai permadalhan ini ” tungkas Joko S yang mewakili pihak perusahaan yakni PT.SASMITO ,dimana banyak di hebohkan di jagat media sekarang kalau pembangunan sekolah rakyat di kota jambi salah sasaran, padahal perlu kita ingat bahwa sekolah rakyat adalah prioritas utama untuk memajukan dan mencerdaskan kehidupan bangsa dan menjadi program jitu dari pemerintah Prabowo .
Sementara warga sekitar bagan pete kec alam barajo kota jambi ALI SADIKIN. Yang seharian nya bekerja sebagai petani sayuran di lingkungan bangan pete menerangkan mengenai viral nya berita di media elektronik menyampaikan
ADVERTISEMENT
. SCROLL TO RESUME CONTENT
“Kok aneh terkadang manusia ini ya kalau hutan lindung di alih fungsi menjadi sekolah rakyat ndak boleh,giliran hutan lindung di kuasai perusahaan yang nota bene memperkaya diri boleh dan ndak ribut tungkas nya”
Dalam pantauan rekqn rekan media di lapangan tampak 60 % pembangunan sudah terrelokasi tinggal pengiapan beberapa bangunan saja oktimisme PT. SASMITO akan rampungnya pengerjaan sekolah rakyat tersebut ahir juni 2026,mohon doa nya warga jambi, kami bekerja siang malam guna mensukses kan tujuan mulia bapak presiden kita i sambung Joko s yang mewakili PT, SASMITO
*”kami juga paham _tugas bapak wartawan tapi kalau bapak tanya ke kami masalah pembangunan kami mampu menjawab
Tapi apabila bapak bapak wartawan bertanya ke kami masalah tanah bingung kami menjawab nya ,silahkan bapak lansung temui pemerintah kota atau Dinas PUPR propinsi jambi mungkin mereka sangat jelas kami cuma pekerja pak, kami meninggal kan keluarga kami demi mencari nafkah dan nembantu pemerintah agar anak jambi bisa belajar itu saja pak,untuk maslah lain bapak boleh tanyakan aja ke dinas PUPR Jambi
tutur perwakilan PT SASMITO Joko s kepada awak media yang berkunjung ke lokasi pekerjaan
(Kombet 19)






