Desinta S.SP.gr Bantah Disebut Sebagai Calo Pelantikan Kepsek, Susmarni Transfer Untuk Bayar Utang

Editor - Ilhamsyah

Kamis, 11 Juni 2026 - 08:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MERANGIN,MA – Nama Desinta Rasyani (Sinta) dalam beberapa hari ini Viral diberbagai Media Sosial maupun Web Media online Kabupaten Merangin, bahkan sampai Media Nasional rame memberitakan.

Mencuatnya dugaan nama Shinta di sebut sebagai calo pada pelantikan 237 Kepala Sekolah Kabupaten Merangin ini, setelah Puluhan Kepala Sekolah yang mutasi mengadu ke Wakil Ketua II DPRD Merangin.

Shinta ditunding mengkondisikan semua kepala Sekolah yang akan dilantik dengan memungut uang bayaran (Sogok) dengan jumlah bervariasi, sehingga suasana ruangan kerja Waka II DPRD riuh.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dihadapkan Waka II DPRD dan anggota Komisi I dan Komisi II, Kepala Sekolah SD 253 Susmarni dengan lantang membeberkan sudah mentransfer uang kepada Sinta.

Namun tudingan terhadap dugaan keterlibatan Suap untuk pelantikan kepala Sekolah Kabupaten Merangin Sabtu (6 Juni 2026) lalu, dibantah oleh Sinta Kepala SD 28 Kabupaten Merangin, Rabu (10/6/2026).

BACA JUGA  *Korem 042/Gapu gelar Acara Lepas Sambut Danrem 042/Gapu*

Ia mengatakan tudingan terhadap dirinya memungut uang itu tidak benar, tapi kalau Ibu Susmarni mentransfer uang untuk membayar utang diakuinya.

“Saya di sebut oleh Bu Smarni menerima transfer itu tidak benar sama sekali, tidak ada keterlibatan diri saya dalam proses pelantikan kepala sekolah,” ujarnya membantah.

” Bu Susmarni ada bukti transfer itu, Dia mengembalikankan uang Saya yang yang di pinjam 10 Juta Bulan Maret lalu, karena ditransfer sebanyak 20 Juta, maka saya transfer balik ke Bu Susmarni 10 Juta,” terangnya.

Sinta mengatakan, Kalau bukti transfer yang 20 juta itu dianggap sebagai uang suap kayaknya itu kurang Fair dan tidak mendasar.

BACA JUGA  Menyala, Kemenangan Nalim-Nilwan Harga Mati

“Kecuali ada saya WA beliau meminta sejumlah uang atau harus bayar sekian untuk mempertahankan beliau di sekolah itu, ini baru Calo namanya, dan silahkan lapor Saya,” ungkapnya kesal.

” Saya juga kecewa sama Bu Susmarni masak bukti bayar utang di jadikan bukti suap, terus terang saya jadi tidak enak urusan pribadi dikait-kaitkan ke Pak Kadis dan Kabid,” katanya.

Diceritakan Sinta terhadap kelebihan transfer,  bahwa Bu Susmarni meminta tolong pertahankan sebagai Kepala Sekolah SD 253, karna dianggap Sinta ada kedekatan dengan Kabid Dikdas (Tabri) saat itu.

“Tolong lah Sayo jangan di ganti kalau bisa saya di sekolah ini saja, trus saya jawab? Itu bukan kapasitas Saya buk, dan akhirnya saya kembalikan uang sisa dari utang saya sebesar 10 juta, Ada bukti transfernya di hari yang sama langsung saya transfer sisanya,” Beber Sinta ke Media ini.

BACA JUGA  Bom Bunuh Diri di Polsek Astana Anyar.

Ditanya kapasitas Shinta sering menelpon Kepala Sekolah berulang-ulang kali sebelum pelantikan, Kepala Sekolah??

” Saya sebagai bawahan dari Kepala Bidang, waktu itu cuma untuk memetakan beberapa orang guru pengerak  yang bisa kita promosikan untuk mengisi kekosongan pada waktu itu, kalu untuk mutasi saya tidak tau, Saya di mintak oleh Pak Kabid dan beberapa guru penggerak lainnya  yang berminat  di promosi kan untuk mengisi kekosongan dan mendekati masa pensiun,” jelas Sinta meyakinkan Media.

(Cepi)

Berita Terkait

Polsek Jelutung Ungkap Pelaku Percobaan Pencurian di Cafe FORESTHREE, RESIDIVIS 10 Tkp di Kota Jambi 
Camat Batang Masumai Bersama Tim Melakukan Penyisiran Tambang Ilegal Peti Di Desa Titian Teras
Polsek Jambi Selatan Ungkap Kasus Pembakaran Rumah Dan Pencurian.
Tingkatkan Keimanan dan Ketaqwaan, Polres Tanjab Timur Gelar Shubuh Keliling Bersama Masyarakat
Polsek Telanaipura Bekuk DPO Curas Pasar Angso Duo Baru Rp 31 Juta Dirampas Dan Korban Ditusuk 
Polsek Kota Baru Bekuk 3 Pelaku Bobol Pipa Pertamina
POLSEK JAMBI TIMUR GERAK CEPAT BEKUK DUA PELAKU PENCURI TAS DI PAYO SELINCAH
Excavator merk zomlion bermain bebas di tepian bantang masumai desa Nibung diduga milik toni.
Berita ini 1,336 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 21:49 WIB

Polsek Jelutung Ungkap Pelaku Percobaan Pencurian di Cafe FORESTHREE, RESIDIVIS 10 Tkp di Kota Jambi 

Kamis, 29 Oktober 2026 - 15:54 WIB

Polsek Jambi Selatan Ungkap Kasus Pembakaran Rumah Dan Pencurian.

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 18:46 WIB

Tingkatkan Keimanan dan Ketaqwaan, Polres Tanjab Timur Gelar Shubuh Keliling Bersama Masyarakat

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 17:13 WIB

Polsek Telanaipura Bekuk DPO Curas Pasar Angso Duo Baru Rp 31 Juta Dirampas Dan Korban Ditusuk 

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 17:04 WIB

Polsek Kota Baru Bekuk 3 Pelaku Bobol Pipa Pertamina

Rabu, 21 Oktober 2026 - 15:59 WIB

POLSEK JAMBI TIMUR GERAK CEPAT BEKUK DUA PELAKU PENCURI TAS DI PAYO SELINCAH

Rabu, 21 Oktober 2026 - 14:10 WIB

Excavator merk zomlion bermain bebas di tepian bantang masumai desa Nibung diduga milik toni.

Selasa, 20 Oktober 2026 - 17:03 WIB

Spesialis Curanmor Parkiran Masjid Ditangkap, Polsek Jambi Selatan Bekuk Pelaku di Sarolangun

Berita Terbaru