Bungo,MA – Jujuhan Ketua LSM LIPPAN DPK, SA, memantau langsung aktivitas antrean pengisian BBM subsidi jenis Pertalite di SPBU Nomor 24.372.25 Jujuhan. Dalam pemantauan tersebut, terlihat sejumlah kendaraan diduga melakukan pengisian BBM tidak sesuai kapasitas tangki standar kendaraan.
Salah satu kendaraan jenis Brio diduga mengisi BBM melebihi kapasitas tangki bawaan kendaraan. Selain itu, terdapat beberapa kendaraan lain yang juga terlihat melakukan pengisian dalam jumlah besar yang dinilai tidak wajar. Bahkan, terlihat salah satu petugas SPBU tetap melakukan pengisian BBM pada kendaraan yang diduga tidak sesuai dengan kapasitas tangki standar.
Ketua LSM LIPPAN DPK menilai kondisi tersebut menunjukkan lemahnya pengawasan di lapangan. Pihaknya menduga tidak adanya kontrol ketat dari pihak SPBU maupun pengawasan dari Pertamina sehingga terkesan terjadi pembiaran terhadap praktik yang diduga melanggar aturan distribusi BBM subsidi.
ADVERTISEMENT
. SCROLL TO RESUME CONTENT
“Saat kami berada di lokasi dan melihat langsung antrean kendaraan, ada beberapa mobil yang mengisi BBM tidak sesuai kapasitas tangki standar. Ini tentu menimbulkan pertanyaan di tengah masyarakat,” ujar SA.
Salah seorang sopir yang sedang mengantre BBM juga mengaku merasa heran melihat adanya kendaraan yang dapat mengisi BBM dalam jumlah besar. Menurutnya kondisi tersebut sering terjadi dan menimbulkan kecemburuan bagi masyarakat yang antre secara normal.
LSM LIPPAN DPK meminta pihak terkait, termasuk Pertamina dan aparat pengawas, untuk turun langsung melakukan pengecekan serta meningkatkan pengawasan agar penyaluran BBM subsidi tepat sasaran dan tidak disalahgunakan oleh oknum tertentu.
Pihak SPBU Jujuhan hingga berita ini diturunkan belum memberikan keterangan resmi terkait dugaan tersebut.(Abunjani)






