Hal Biasa Korupsi Dipusaran Penguasa Daerah

Editor - Ilhamsyah

Senin, 22 Desember 2025 - 13:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_131072

Oplus_131072

JAMBI,MA – Pusaran kasus korupsi yang melibatkan penguasa daerah dimata masyarakat saat ini adalah hal yang lumrah terjadi. Hampir semua daerah berbuat hal yang sama, hanya saja belum bisa atau tidak bisa tersentuh oleh Aparat Penegak Hukum (APH).

Pada saat ini tidak sedikit pasukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap kepala daerah. Semua sama dalam kasus dugaan jual beli jabatan hingga permintaan fee proyek kepada rekanan hingga puluhan miliar rupiah.

Seperti daerah lainnya, Provinsi Jambi merupakan salah satu contoh perdana dalam operasi tangkap tangan KPK yang menyeret Gubernur Jambi Zomi Zola pada 2016 silam. Pada tahun itu sontak membuat roda pemerintahan sempat terhenti dan menunda sejumlah pembangunan di Jambi. Dalam kasus ketok palu RAPBD Jambi tahun 2017 tersebut KPK menetapkan sejumlah pejabat teras dan puluhan anggota DPRD Provinsi Jambi.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Nah, kalau kita lihat atau berkacamata pada peristiwa yang mencoreng nama daerah tersebut mungkin masyarakat menilai bahwa tidak akan pernah terjadi lagi kasus korupsi di Provinsi Jambi. Pertanyaannya, apakah benar di Jambi bebas dari korupsi???

BACA JUGA  Unit Reskrim Polsek Jambi Timur Berhasil Ungkap Kasus CURAT di Bank 9 Jambi, Satu Pelaku Diamankan.

Kalau kita amati dari berbagai hiruk pikuk yang terjadi, Jambi belum terbebas dari para koruptor yang menggerogoti uang rakyat. Hanya saja pola yang mereka mainkan sedikit berbeda. Bahkan Jambi saat ini tengah digemborkan dengan adanya dugaan korupsi besar seperti permainan dalam pemenang tender proyek multiyers senilai ratusan miliar rupiah dan adanya dugaan mega korupsi tambang batu bara.

Korupsi dalam dunia pertambangan pada saat ini marak terjadi di sejumlah daerah di Sumatera. Seperti di Bengkulu, kerugian negara yang diakibatkan para tersangka korupsi tambang batu bara mencapai triliunan rupiah. Angka yang fantastis ketimbang kerugian negara dari sektor pembangunan daerah. Mungkinkah hal ini juga terjadi di Jambi ???

KPK maupun Kejaksaan Agung haruslah buka mata untuk jelih melihat adanya skandal mega korupsi di Provinsi Jambi. Tak hanya dari dunia pertambangan, permintaan fee proyek juga disebut sebut kian marak terjadi di pusaran perangkat daerah.

BACA JUGA  Hidayat, Kakanwil Ditjenpas Jambi Membangun Sinergitas dengan Dirresnarkoba Polda Jambi

Melihat rentetan peristiwa OTT yang dilakukan oleh KPK disepanjang tahun 2025 ini, mampukah Korp Merah Putih membersihkan Provinsi Jambi dari para koruptor????

Sederet OTT KPK Disepanjang 2025

KPK mulai melakukan OTT pada tahun 2025 dengan menjaring anggota DPRD dan pejabat Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Ogan Komering Ulu, Sumatera Selatan, yakni pada Maret 2025.

Kedua, pada Juni 2025, OTT terkait dugaan suap proyek pembangunan jalan di Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Provinsi Sumut, dan Satuan Kerja Pelaksanaan Jalan Nasional Wilayah I Sumut.

Ketiga, OTT selama 7-8 Agustus 2025, di Jakarta; Kendari, Sulawesi Tenggara; dan Makassar, Sulawesi Selatan. OTT tersebut terkait kasus dugaan korupsi proyek pembangunan rumah sakit umum daerah di Kolaka Timur, Sulawesi Tenggara.

Keempat, OTT di Jakarta pada 13 Agustus 2025, mengenai dugaan suap terkait dengan kerja sama pengelolaan kawasan hutan.

BACA JUGA  Ketiga pelaku Adjie (25), Nanak (24) dan Odon (29) tersebut menyerahkan diri secara langsung ke Mapolda Jambi

Kelima, pada 20 Agustus 2025, OTT terkait kasus dugaan pemerasan pengurusan sertifikasi K3 di Kementerian Ketenagakerjaan yang melibatkan Immanuel Ebenezer Gerungan selaku Wakil Menteri Ketenagakerjaan pada saat itu.

Keenam, OTT terhadap Gubernur Riau Abdul Wahid pada 3 November 2025, yakni mengenai dugaan pemerasan di lingkungan Pemerintah Provinsi Riau tahun anggaran 2025.

Ketujuh, pada 7 November 2025, KPK menangkap Bupati Ponorogo, Jawa Timur, Sugiri Sancoko, terkait kasus dugaan suap pengurusan jabatan, proyek pekerjaan di Rumah Sakit Umum Daerah dr. Harjono Ponorogo, dan penerimaan lainnya atau gratifikasi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Ponorogo.

Kedelapan, pada 9-10 Desember 2025, KPK menangkap Bupati Lampung Tengah, Lampung, Ardito Wijaya, terkait kasus dugaan penerimaan hadiah dan gratifikasi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Lampung Tengah Tahun Anggaran 2025.

Kesembilan, pada 17-18 Desember 2025, KPK melakukan OTT di Tangerang, dan menangkap seorang jaksa, dua pengacara, dan enam orang pihak swasta. Dalam OTT ini, KPK menyita Rp900 juta.

 

(Redaksi)

Berita Terkait

Operasi Antik Siginjai 2026, Polres Tanjung Jabung Timur Berhasil Ungkap 8 Kasus Narkotika dan Amankan 13 Tersangka
Operasi Antik Siginjai 2026 Polres Merangin : Sita 64 gram Sabu, 42,46 gram Ganja, 5 butir extasi, dan Amankan 21 Orang Tersangka
Dua Gengster Akan COD Tawuran Berhasil Diamankan Polsek Jelutung 
Kapolres Tanjab Timur Gelar Konferensi Pers Terkait Oknum Anggota yang Diduga Terlibat Lokasi Sabung Ayam
Seorang Oknum anggota Polres Tanjab Timur Diamankan di Ruang Khusus, Tindak Lanjut Usai Video Viral
Polresta Jambi Angkat Bicara , Berita Beredar Aksi Tawuran di SMP 2 Kota Jambi Berita Lama Pelaku Telah diamankan dan Dalam Proses 
BNN Provinsi Jambi Amankan 9 Tersangka dan Barang Bukti Narkotika 
TIM GABUNGAN SAT RESKRIM POLRES KERINCI BERHASIL CIDUK 4 PELAKU CURAS LINTAS PROVINSI
Berita ini 6 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 1 September 2026 - 16:31 WIB

Pangdam XX/TIB Kunjungi Kapolda Jambi, Bahas Perkembangan Kamtibmas di Provinsi Jambi

Selasa, 1 September 2026 - 11:17 WIB

Pangdam XX/TIB Tinjau Posko Udara dan Darat, Pastikan Kesiapan Total Penanganan Karhutla Jambi

Selasa, 1 September 2026 - 11:00 WIB

Pangdam XX/TIB Turun Langsung ke Londerang, Pastikan Karhutla Terkendali dan Lakukan Pendinginan

Senin, 31 Agustus 2026 - 08:42 WIB

Sejumlah Pejabat Utama dan Kapolres Jajaran Polda Jambi Dimutasi, Bentuk Penyegaran Organisasi

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 19:15 WIB

Tersangka karhutla di Jambi bertambah menjadi 10 orang

Jumat, 28 Agustus 2026 - 16:41 WIB

Dansat Brimobda Jambi Dampingi Kapolda Jambi Resmikan Lapangan Bulutangkis Siginjai

Kamis, 27 Agustus 2026 - 14:11 WIB

Ketua FRIC Jambi : Pemuda Yang Hebat Adalah Berani Berkata ” Kami Pemuda Harapan Orangtua dan Bangsa, Bukan Remaja MADESU

Rabu, 26 Agustus 2026 - 11:14 WIB

*Sinergi TNI-Polri dan Stakeholder, Karhutla di Areal Plasma PT BKS Sarolangun Berhasil Dipadamkan*

Berita Terbaru