Bupati Audiensi ke Bappenas : Penguatan Ketahanan Pangan Tanjab Barat

Editor - Ilhamsyah

Senin, 25 September 2023 - 19:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta,MA-Bupati Tanjung Jabung Barat Drs. H. Anwar Sadat, M. Ag lakukan kunjungan dalam rangka Audiensi Penguatan Ketahanan Pangan Kabupaten Tanjung Jabung Barat ke Badan Pangan Nasional RI, Kompleks Kementrian Pertanian Jakarta Selatan, Jum’at (22/9/23).

Pada kunjungannya tersebut, Bupati disambut langsung oleh Kepala Biro Perencanaan Kerjasama dan Humas Badan Pangan Nasional Prof. Dr. Ir. Risfaheri, M.Si, Direktur Pengendalian Kerawanan Pangan Badan Pangan Nasional Rachmad Firdaus, S.Hut, MT, PhD,. Kegiatan yang diselenggarakan di Ruang Rapat Nusantara II Lantai 4 Badan Pangan Nasional RI tersebut juga dihadiri oleh Kepala Bapedda Kabupaten Tanjabbar, Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Kadis Ketahanan Pangan Tanjabbar, dan lainnya.

BACA JUGA  Kapolda Jambi Irjen Pol. Rusdi Hartono menghadiri Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Kepala Daerah dan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) se-Indonesia

Disampaikan Bupati pada pertemuan tersebut bahwa Tanjabbar termasuk Kabupaten dengan potensi rawan dalam hal ketahanan pangan, terutama beras. Hal tersebut menurutnya disebabkan banyaknya lahan masyarakat yang beralih fungsi menjadi perkebunan Kelapa Sawit, sehingga lahan yang diupayakan untuk memaksimalkan pertanian menjadi berkurang.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bupati juga sampaikan bahwa Pemkab Tanjabbar telah melakukan berbagai upaya dalam mendukung para petani beras, salah satunya melalui regulasi.

“Kami Pemerintah Daerah dalam rangka mensupport dan mengapresiasi petani kita membuat regulasi Bupati membeli beras petani untuk beras pegawai hal ini dalam rangka agar para petani termotivasi untuk menanam padi,” tutur Bupati.

BACA JUGA  Kapolda Jambi Irjen Pol Rusdi Hartono silaturahmi bersama Ketua Umum Lembaga Perlindungan Anak Indonesia Prof. Seto Mulyadi

“Kita hanya punya Kecamatan Senyerang dan Kecamatan Pengabuan serta sebagian Kecamatan Tungkal Ilir yang produsen untuk mencukupi pasokan beras, ditambah Wilayah Kabupaten Tanjabbar yang pasang surut sehingga petani menanam Padi 2 kali dalam setahun sangat sulit karena Air Rob (Air pasang) berlangsung di akhir dan awal tahun, makanya kita juga bekerjasama dengan Bulog agar mengambil beras dari petani,” terang Anwar Sadat.

Dilanjutkannya, Kabupaten Tanjabbar yang merupakan tempat singgah karena berbatasan langsung dengan Kabupaten Tanjab Timur, Kabupaten Indragiri Hilir dan Kabupaten Indragiri Hulu, mengakibatkan kebutuhan pasokan bahan pokok tidak dapat dipastikan.

BACA JUGA  Kapolda Jambi, Irjen Pol. Drs.Rusdi Hartono, M.Si kunjungi dan silaturahmi dengan Rektor Universitas Jambi (Unja), Prof. H. Sutrisno, pada Senin, (06/02/23)

“Berbatasan dengan 3 Kabupaten ini langsung yang dimana Kabupaten Tanjabbar merupakan tempat singgah dan berbelanja hal ini membuat kita kurang bisa menghitung pasokan terutama beras dan kebutuhan pokok lainnya karena yang ada dan masuk akan langsung keluar,” pungkasnya.

Menanggapi penyampaian Bupati, Prof Risfaheri menyampaikan, Badan Pangan Nasional kedepannya akan mendorong serta mendukung Kabupaten Tanjung Jabung Barat guna memperkuat ketahanan Pangan di Tanjab Barat, termasuk stabilitas harga pangan dan peningkatan gizi melalui pengembangan potensi pangan lokal terutama pada aspek pertanian, perkebunan, dan perikanan. (Red ilham)

Berita Terkait

Ketum FRIC Diharapkan Setiap Wilayah Berpartisipasi  Dirikan Pos Siaga Mudik Lebaran
Kapolri Instruksikan Oknum Brimob di Maluku Dihukum Berat
Ketum FRIC Apresiasi Ketegasan Pimpinan Polri Terhadap Eks Kapolres Bima Kota
Kedudukan Polri dan Masa Depan Demokrasi Indonesia
Putusan MK: Wartawan Tak Dapat Langsung Dituntut Pidana Karena Kerja Jurnalistiknya
Layanan Contact Center 110 Berlaku Nasional, Polri Pastikan Bisa Diakses Gratis di Seluruh Indonesia
Bareskrim Polri Ungkap Jaringan Judi Online, Sita Aset Ratusan Miliar Rupiah
Dari 75 Ribu Kepala Desa , 477 Kepala Desa Terlibat Kasus Korupsi Dana Desa , FRIC Minta Bersama Awasi Pengelolaan Dana Desa
Berita ini 7 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 3 Maret 2026 - 20:16 WIB

Khusus (DAK) di Pengadilan Negeri Jambi pada 11 Februari 2026 memunculkan fakta baru yang menyeret nama Gubernur Jambi

Selasa, 3 Maret 2026 - 15:24 WIB

Proyek Rantau Rasau-Nipah Panjang, Penawaran CV. Mulia Ardhana Mendekati HPS

Selasa, 3 Maret 2026 - 15:07 WIB

Kadisdik dan Kadis PU di Lingkaran Ancol

Selasa, 3 Maret 2026 - 15:00 WIB

Kelalaian Manajemen Bank Jambi Membuat Masyarakat Menderita

Jumat, 27 Februari 2026 - 21:14 WIB

Kapolda Jambi Buka Rakernis Bidpropam 2026, Tekankan Pengawasan Adaptif dan Humanis

Senin, 23 Februari 2026 - 18:54 WIB

Berikan Rasa Aman dan Nyaman Selama Ramadhan , Ditlantas Polda Jambi Larangan Pengunaan Knalpot Brong

Jumat, 20 Februari 2026 - 19:24 WIB

*Kapolda Jambi Tinjau Lokasi Pembangunan Gerai Samsat Polres Muaro Jambi di Kawasan CRC*

Rabu, 11 Februari 2026 - 20:48 WIB

ANTARA PEKATNYA WARNA LUMPUR KEHINAAN DAN KEMILAU SINAR KEMULYAAN 

Berita Terbaru