Viral! Iran Buka Sayembara Kepala Trump, Hadiahnya Fantastis!

Editor - Ilhamsyah

Sabtu, 12 Juli 2025 - 20:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_131072

Oplus_131072

Internasional,MA – Seorang ulama senior asal Iran, Mansour Emami, memicu kontroversi global lantaran menawarkan hadiah uang tunai sebesar 1,14 juta dolar AS atau setara Rp 184,9 miliar kepada siapa pun yang berhasil “membawa kepala Donald Trump.”

Pernyataan itu dilaporkan oleh media oposisi Iranian International yang berbasis di Inggris dan kantor berita milik pemerintah Iran, Hawzah, pada Jumat (11/7/2025).

Emami, sendiri merupakan pejabat negara di Provinsi Azerbaijan Barat, menjadi tokoh terbaru yang secara terbuka menyerukan pembunuhan terhadap Presiden Amerika Serikat tersebut.

Hadiah yang ditawarkan Emami dipahami sebagai bentuk pembalasan simbolik dan emosional atas tindakan Presiden Trump yang disebutnya bertanggung jawab atas kematian ribuan warga Iran.

Meskipun kemungkinan besar tidak mewakili posisi resmi pemerintah, pernyataan seperti ini memperburuk citra Iran di mata internasional dan dapat menghambat upaya diplomasi yang tengah dijajaki kedua belah pihak.

BACA JUGA  Israel Miskin, Warga Zionis Bobol Mall yang Telah Dirudal Iran

Mengingat dalam beberapa pekan terakhir, ketegangan antara Iran dan Amerika Serikat memuncak usai konflik militer antara Israel dan Iran yang berlangsung selama 12 hari.

Bahkan selama konflik tersebut, AS di bawah komando Trump ikut melancarkan serangan udara terhadap tiga situs nuklir Iran, aksi yang disebut presiden sebagai upaya “menghancurkan program nuklir Teheran.”

Hingga berita ini diturunkan, Kementerian Luar Negeri Iran belum memberikan pernyataan resmi terkait tawaran tersebut.

BACA JUGA  Iran Serang Tiga Kota di Israel, Klaim Berikan Dampak Kerusakan yang Besar bagi Zionis

Namun, Presiden Iran Masoud Pezeshkian sebelumnya sempat menanggapi fatwa serupa dari ulama Ayatollah Naser Makarem Shirazi dengan mengatakan bahwa perintah seperti itu “tidak terkait dengan pemerintah Iran atau Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei.”

Sementara itu, komunitas internasional mengecam keras pernyataan Emami

Beberapa lembaga HAM dan pemerintah Barat menyebut tindakan tersebut sebagai seruan kekerasan yang melanggar hukum internasional dan norma diplomasi global.

 

 

 

Sumber Berita
SerambiNews

Berita Terkait

Iran Cemooh Trump soal Selat Hormuz: Anda Sedang Bermimpi Tuan
Pakistan sebut Israel “Penjajah Menjijikkan” di Depan Seluruh Dunia
Netanyahu Murka! Foto Kantornya yang Hancur Dirudal Iran Bocor ke Publik
Militer Israel Akui Banyak Tentaranya Tewas Karena Kelalaian dan Malfungsi Alat
Israel Miskin, Warga Zionis Bobol Mall yang Telah Dirudal Iran
Hizbullah Klaim Iran Menang atas Israel “Jalur Langit”: Ini Fase Sejarah Baru dalam Hadapi AS-Israel
Rakyat Iran Tumpah Ruah Rayakan Kemenangan Perang Lawan Israel
Iran Serang Tiga Kota di Israel, Klaim Berikan Dampak Kerusakan yang Besar bagi Zionis
Berita ini 55 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 20:40 WIB

DINAS PERKIM MUARO JAMBI: PENGAADAAN FIKTIF Rp 1,34 MILIAR MASYARAKAT MENDESAK GANTI KADIS PERKIM  

Senin, 5 Oktober 2026 - 15:51 WIB

Gasak Kendaraan Terparkir di Club Hiburan , Seorang Pemuda Berhasil Di Ringkus Satreskrim Porles Bungo  

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 14:05 WIB

KAPOLRESTA JAMBI BERI SEMANGAT PETARUNG DI KEJUARAAN KAPOLDA FIGHTER 

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 07:40 WIB

Kapolresta Jambi Terus  Ukir  Prestasi Jangan  Judo, Jangan  Narkoba, Jaga Nama Baik Institusi, Raih Kepercayaan Masyarakat 

Jumat, 2 Oktober 2026 - 21:18 WIB

Kapolres Tanjab Timur Pimpin Serah Terima Jabatan Kasat Lantas dan Kapolsek Sabak Timur

Kamis, 1 Oktober 2026 - 16:14 WIB

Kapolresta Jambi Berikan Reward Kepada 47 Personel Berprestasi 

Rabu, 30 September 2026 - 12:22 WIB

Pemerintah kabupaten Merangin Bongkar Kios Pedagang di Dua Titik

Selasa, 29 September 2026 - 14:25 WIB

Terungkap! Pembunuhan Budi Lestari Berawal dari KDRT, Eksekutor Dijanjikan Rp85 Juta

Berita Terbaru