Pengelolaan Keuangan Desa Tanjung Benanak diduga diselewengkan Kades.

Editor - Ilhamsyah

Rabu, 13 Agustus 2025 - 08:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_0

Oplus_0

Tanjabbar,MA – Pengelolaan Keuangan Desa Tanjung Benanak,Kecamatan Merlung,Kabupaten Tanjab Barat, yang bersumber Dari Dana Desa,Alokasi Dana,Desa,Bagi Hasil Pajak,Bantuan Propinsi,serta Pendapatan Asli Desa dari TKD kebun sawit,Retribusi Pasar. diduga telah di selewengkan.
Dimana Modusnya tidak Transparan serta memonopoli Keuangan Desa, semua dibawah kendalinya, bahkan Bendahara Desa pun tidak lain merupakan anak Menantu sendiri,tentu secara etik sangat tak pantas, selain itu adanya Manipulasi RAB pembangunan sangat signifikan,mulai dari Mark up Anggaran, Tingginya Harga Satuan Barang, ironisnya Barang Material yang tercantum didalam RAB tak sesuai dengan Realitas, semisalkan didalam RAB membutuhkan Semen sebanyak 100 sak paling yang digunakan sebanyak 50 Sak, hal ini terbukti dengan Mutu dan Kualitas banggunan jalan Rabat Beton dibeberapa lokasi sudah mengalami kerusakan padahal hanya beberapa Bulan dikerjakan,padahal jika mengacu pada RAB tentu memilki Standar kelayakan.

BACA JUGA  Agus Riyanto Anggota Komisi I Sebut Sidak Tempat Hiburan Malam Salah Satu tugas DPR

Salah satu berinisial G menyampaikan pengelolaan Keuangan Desa Tanjung Benanak, jauh dari Aturan dan Ketentuan mulai dari Tranparansi,Pengelolaan sampai Pelaporan semua dikendalikan oleh Kades,” Pengelolaan Keuangan Desa semua dikendalikan Kades dan Anak Menantunya , Jika tidak percaya,Tanya sendiri sama Staf Desa dan warga lainnya,apakah mengetahui keuangan Desa dan Alokasinya, ” Tuturnya .

Lanjutnya, Kades juga mengunakan Dana Desa untuk kepentingan Pribadinya,seperti Pembangunan. Sumur Bor yang terletak disamping Rumah Kediamannya, hanya digunakan untuk kepentingan Pribadinya, Tampa ada satupun warga yang bisa menikmatinya,” Pembangunan Sumur Bor terletak disamping Rumahnya Tampa banggunan dan Pipanisasi kerumah warga yang mengunakan Dana Desa hanya dimampaatkan oleh Keluarganya sendiri “Ujarnya .

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Salah satu Staf Desa yang enggan Namanya untuk dipublikasi membenarkan apa yang disampaikan Warga betul adanya,masalah pengelolaan Keuangan. Semua dikoordinir oleh Kepala Desa Tampa menghiraukan Aturan,Selaku bawahan sudah pernah menyampaikan pengelolaan Keuangan harus Transparan,dan diikut sertakan staf maupun warga agar pemampaatan Dana Desa sesuai dengan Kebutuhan,” Kades Subardi terkesan diktator dan menyampingkan saran dan Masukan,sehingga selaku Staf tak bisa berbuat ? ” Terangnya.

BACA JUGA  Nomor Urut Bakal Calon Rektor UNJA 2024-2028 Resmi Ditetapkan

Diakuinya dalam menyusun RAB banggunan memang berpedoman pada Standar yang telah ditentukan oleh Pemerintah,agar banggunan tersebut memilki Kualitas dan Tahan lama tidak seperti saat ini,hanya beberapa Bulan dikerjakan sudah Rusak,” semua dikendalikan Kades,termasuk Belanja barang Material banggunan yang tak sesuai dengan kebutuhan didalam RAB ,Warga hanya dimampaatkan sebagai pekerja Harian.” Terangnya.

Salah satu warga juga meminta Aparat penegak Hukum untuk bertindak terkait dugaan adanya Penyelewengan yang dilakukan Oleh Kades untuk memperkaya diri sendiri ,” Instansi Hukum harus mengcross chek dan Mengaudit Keuangan Desa selama dijabat oleh Subardi, jika terdapat pelanggaran beri sanksi dan Hukuman yang pantas,aga kedepan tidak terulang lagi,” Terangnya,

BACA JUGA  Yamaha NMax Turbo dan Yamaha NMax Neo Hadir di Jambi Dengan Teknologi YECVT

Diterangkannya,Seharusnya Program Swakelola ini bisa memberi nilai tambah bagi perekonomian warga sekitar apabila dilaksanakan sesuai Aturan namun Kades tak megubris aturan tersebut bahkan mengangkanginya,” Semua instansi seakan membiarkan perilaku Kepala Desa menyalahi Aturan Tampa tindakan, sementara warga tak memilki peranan lebih untuk bisa berbuat,” Ujarnya Kesal,

Sementara,Subardi, Kades Tanjung Benanak,belum bisa dimintai keterangan terkait perihal ini,
Menurut informasi bahwa Kades ini selalu Tukar Nomor kontak telpon untuk menghindari rekan Pers,

Sebaliknya Camat Merlung,Yeni Rosa Warni Putri juga belum bisa dikompirmasi terkait sejauh Mana Monitoring dan Evaluasi yang dilakukannya,

 

 

(Zulkatan -Tim)

Berita Terkait

LSM dan Ormas dan Pers Kabupaten Bungo menggelar aksi kemanusiaan penggalangan dana korban Banjir 
Polres Muaro Jambi Berhasil Ciduk Pelaku Pengeroyokan Akibatkan Kematian di CRC Muaro Jambi
Aktifitas Penyalah Gunaan Bahan Bakar Minyak Bersubsidi jenis Solar di SPBU 2436515 yang terletak d Lintas Timur KM 121 
Aktivitas PETI di Batang Tebo Dinilai Mengancam Lingkungan dan Menyeret Dugaan Oknum Berseragam Coklat
Mafia BBM Bersubsidi Solar Merajalela, Warga Minta Aparat Hukum jangan Tutup Mata.
Polresta Jambi Gelar Apel Pasukan Operasi Zebra 2025, Siap Tertibkan Lalu Lintas
Teng !!! Operasi Zebra 2025 Digelar. Polres Merangin Minta Pengendara Lebih Tertib Dalam Berlalulintas.
KPK Tipikor Jambi Desak APH Tebo Periksa Kades Lubuk Madrasah Ilir Terkait Dugaan Pengelolaan Dana Desa
Berita ini 188 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 1 Desember 2025 - 08:26 WIB

*WAKAPOLRI TINJAU SPPG DI NTT, POLRI SIAP BANGUN 98 SPPG BARU DI WILAYAH 3T*

Senin, 24 November 2025 - 16:53 WIB

Polri Gelar Apel Kasatwil 2025: Wujudkan Transformasi Polri yang Profesional untuk Masyarakat

Minggu, 23 November 2025 - 16:21 WIB

Menteri Agus Tegaskan Kemenimipas Komitmen Transparan Terbuka kepada Publik

Jumat, 21 November 2025 - 10:29 WIB

*BARESKRIM POLRI BONGKAR 2 APLIKASI PINJOL ILEGAL, 400 KORBAN DIPERAS DAN DIANCAM*

Selasa, 11 November 2025 - 18:37 WIB

FRIC Dukung BGN Akan Tutup SPPG Tidak Sesuai SOP dan Akibatkan Keracunan Berulangkali

Selasa, 11 November 2025 - 17:40 WIB

Komisi III DPR Apresiasi Polri Ungkap Kasus Penculikan Balita Bilqis

Kamis, 30 Oktober 2025 - 17:26 WIB

Kompolnas RI Lakukan Kunjungan Kerja Ke Polres Batanghari

Kamis, 30 Oktober 2025 - 16:49 WIB

Presiden Prabowo Subianto memimpin rapat terbatas bersama jajaran menteri kabinet Merah Putih di Istana Merdeka

Berita Terbaru