Pangkogabwilhan I Tekankan Solusi Permanen Karhutla: Kerjakan Dan Selesaikan Masalahnya

Editor - Ilhamsyah

Selasa, 22 September 2026 - 14:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAMBI,MA – Upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan atau Karhutla di Provinsi Jambi terus diperkuat. Kali ini, Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan I (Pangkogabwilhan I) Letjen TNI Kunto Arief Wibowo, S.I.P. didampingi Danrem 042/Garuda Putih Brigjen TNI Nyamin, S.I.P., M.M., bersama Gubernur Jambi Dr. H. Al Haris, S.Sos., M.H., memaparkan konsep inovasi pengelolaan lahan gambut sebagai salah satu upaya strategis mencegah Karhutla.

 

Pemaparan tersebut berlangsung di Distrik VII PT Wirakarya Sakti (WKS), Kecamatan Geragai, Kabupaten Tanjung Jabung Timur, Provinsi Jambi, Senin (21/9/2026).

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Di hadapan unsur pemerintah daerah, TNI-Polri dan pihak perusahaan, Pangkogabwilhan I menegaskan bahwa penanganan Karhutla tidak boleh hanya berorientasi pada memadamkan api setelah kebakaran terjadi, tetapi harus bergeser pada strategi pencegahan, pengawasan dan penyelesaian akar masalah.

 

Dalam paparannya, Letjen TNI Kunto Arief Wibowo menekankan pentingnya membangun sistem pencegahan yang terintegrasi mulai dari hulu hingga hilir.

BACA JUGA  Kapolda Jambi Pimpin Sertijab dan Pengambilan Sumpah Jabatan Sejumlah Pejabat Utama

 

Langkah tersebut meliputi pemetaan wilayah dan batas lahan, edukasi serta sosialisasi kepada masyarakat, pengawasan lapangan, patroli, penindakan terhadap pelanggaran, hingga membangun sistem siaga dan reaksi cepat.

 

Menurutnya, setiap kejadian kebakaran harus dapat segera diketahui secara jelas: kebakaran terjadi di mana, berada di lahan siapa, dan siapa yang memiliki tanggung jawab terhadap pengelolaan serta pengawasannya.

 

Dengan demikian, penanganan Karhutla tidak berhenti pada pemadaman, tetapi juga menyentuh aspek pencegahan, tanggung jawab pengelolaan lahan dan penegakan aturan.

 

Pangkogabwilhan I juga menekankan pentingnya perubahan budaya dalam membuka dan mengelola lahan dengan cara membakar.

 

Masyarakat maupun pengelola lahan didorong untuk meninggalkan praktik pembukaan lahan dengan cara membakar dan beralih pada pembukaan lahan tanpa bakar serta pemanfaatan lahan gambut melalui pendekatan yang lebih aman dan berkelanjutan.

BACA JUGA  Kakorlantas Ingatkan Jajaran Pesan Kapolri: Layani Masyarakat dengan Humanis

 

“Kita harus mencari solusi. Jangan setiap tahun kita hanya memadamkan api. Persoalannya harus dikerjakan, diselesaikan dan dicegah dari awal.”

 

Pendekatan tersebut menjadi penting karena karakteristik lahan gambut berbeda dengan lahan mineral. Kebakaran di gambut dapat bertahan di bawah permukaan dan kembali muncul apabila proses pendinginan tidak dilakukan secara tuntas.

 

Dalam kesempatan tersebut, Pangkogabwilhan I juga memaparkan konsep inovasi pemanfaatan lahan gambut sebagai bagian dari strategi pencegahan Karhutla.

 

Salah satu gagasan yang mendapat perhatian adalah pemanfaatan tanaman yang sesuai dengan karakteristik lahan gambut, termasuk pengembangan tanaman bambu sebagai bagian dari upaya menjaga kelembapan lahan sekaligus memberikan nilai manfaat ekonomi bagi masyarakat.

 

Konsep tersebut diarahkan agar lahan gambut tidak hanya dipandang sebagai wilayah yang harus dipadamkan ketika terbakar, tetapi menjadi kawasan yang dikelola, dijaga dan dimanfaatkan secara produktif dengan pendekatan pencegahan.

BACA JUGA  Wagub Sani: Bazar UMKM Upaya Penguatan Ekonomi Masyarakat

 

Pangkogabwilhan I juga menjelaskan pentingnya menjadikan regulasi sebagai dasar dalam mengambil langkah penanggulangan Karhutla.

 

Salah satu landasan yang dibahas adalah Instruksi Presiden Nomor 3 Tahun 2020 tentang Penanggulangan Kebakaran Hutan dan Lahan, yang mengamanatkan upaya pencegahan, pemadaman, penanganan pasca kebakaran serta penguatan penegakan hukum.

 

Karena itu, seluruh unsur diminta tidak bekerja secara parsial, melainkan membangun sistem terpadu mulai dari pemetaan, pencegahan, deteksi dini, patroli, respons cepat, pemadaman, penegakan hukum hingga pemulihan.

 

Sementara itu, Gubernur Jambi Dr. H. Al Haris, S.Sos., M.H., menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pangkogabwilhan I atas pemaparan serta berbagai masukan strategis dalam upaya penanganan Karhutla di Provinsi Jambi.

 

Gubernur menilai gagasan pengelolaan lahan gambut melalui pendekatan pencegahan dan pemanfaatan tanaman yang sesuai dapat menjadi salah satu alternatif solusi yang perlu ditindak lanjuti. (Red Ilham)

Berita Terkait

DISAAT ORANG MENCARI KESALAHAN POLRI, KAMI FRIC SIBUK MENJAGA MARWAH POLRI
PAMIT PENUH HARU: IRJEN POL KRISNO H. SIREGAR PAMIT DENGAN KETUA MUI PROVINSI JAMBI UNTUK TUGAS BARU SEBAGAI DEPUTI DI BNN PUSAT
Situasi Karhutla Jambi, 144 Hotspot Terdeteksi dan 4.267,51 Hektare Lahan Terbakar 18 Tersangka Diamankan 
Satu Klik, Besar Dampaknya: Kanwil Ditjenpas Jambi Ajak Pegawai Bangun Citra Positif di Ruang Digital
KAPOLRESTA JAMBI, KAPOLRES MUARO JAMBI DAN KAPOLRES BATANGHARI GERUDUK KODIM 0415/JAMBI BERI SURPRISE DI HUT KE-81 TNI
Kapolda Jambi Berganti, Irjen Pol. Widodo Gantikan Irjen Pol. Krisno H. Siregar
BID PROPAM POLDA JAMBI GELAR GAKTIBPLIN DI POLRESTA JAMBI, CEK HP DAN TES URIN PERSONIL
KAPOLRES TANJAB BARAT TERIMA PIAGAM PENGHARGAAN PELAYANAN PRIMA (A) DARI KAPOLRI
Berita ini 26 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 18:33 WIB

Irjen. Pol. Asep Safrudin, S.I.K., M.H. Resmi Ditunjuk Menjadi Kabareskrim Polri 

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 08:08 WIB

Presiden Prabowo Lantik Kepala dan Wakil Kepala Badan Komunikasi Pemerintah

Kamis, 1 Oktober 2026 - 21:34 WIB

Presiden Prabowo Subianto melantik Jenderal Pol. Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri 

Kamis, 1 Oktober 2026 - 13:25 WIB

FRIC untuk Kapolri Baru, H. Dian Surahman Titip Pesan: Jaga Marwah Polri, Utamakan Pelayanan dan Kepercayaan Publik

Rabu, 30 September 2026 - 07:50 WIB

Bareskrim Polri Turun Tangan, Perselisihan Hak Lima Eks Pekerja dengan Tiga Raksasa Industri Morowali Dimediasi

Senin, 28 September 2026 - 16:21 WIB

Ketum FRIC Apresiasi Kapolres Cimahi AKBP Moh. Faruk Rozi: Sigap, Cepat, dan Responsif Saat Masyarakat Buruh Bantuan  

Jumat, 25 September 2026 - 20:26 WIB

ISTANA MEMANGGIL FRIC: KOMITMEN TEGUH KAWAL NEGERI DAN TANGKAL HOAKS

Jumat, 18 September 2026 - 13:23 WIB

Presiden RI Prabowo Subianto memimpin Sidang Dewan Energi Nasional (DEN) di Istana Merdeka

Berita Terbaru