Dugaan Penganiayaan di Lapas Kelas IIB Muara Bungo, Seorang Ibu Menangis Minta Keadilan untuk Putranya

Editor - Ilhamsyah

Rabu, 20 Agustus 2025 - 15:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bungo,MA – Lapas Kelas IIB Muara Bungo kembali menjadi sorotan. Seorang warga binaan bernama Wahyu, terpidana kasus narkoba, diduga menjadi korban penganiayaan oknum petugas lapas berinisial RK.

Isu ini mencuat setelah ibunya, Mardiyana (65), mantan politikus era 1993 yang dikenal tegas, tak kuasa menahan air mata saat mengadu kepada awak media. Dengan suara bergetar, ia menceritakan kabar yang diterimanya dari seorang tetangga yang kebetulan tengah berada di lapas.

“Jika anak saya bersalah, silakan dihukum sesuai aturan. Tapi jangan dihajar. Saya membesarkan anak saya seorang diri, bekerja siang malam. Hati saya hancur mendengar kabar anak saya diperlakukan seperti binatang,” ujarnya sambil terisak.

Rasa syok bercampur amarah membuat Mardiyana jatuh sakit. Di usia senjanya, ia hanya bisa berharap keadilan ditegakkan.

Tim media yang mencoba menelusuri laporan itu sempat ditolak masuk oleh petugas jaga. Namun setelah menemui Kalapas M. Kameily,tim akhirnya diizinkan bertemu langsung dengan Wahyu melalui koordinasi KPLP.

Namun, pertemuan itu justru meninggalkan tanda tanya. Wahyu tampak enggan berbicara terbuka dan memilih tidak mengakui adanya penganiayaan. Ia hanya mengatakan mendapat hukuman disiplin karena ketahuan menggunakan ponsel untuk menghubungi istrinya. Akibatnya, ia dijebloskan ke ruang isolasi yang dikenal dengan sebutan “Sel Monyet” (Leter F) tempat yang identik dengan hukuman berat bagi napi.

BACA JUGA  Perdana Bertemu Masyarakat di Jumat Curhat, AKBP Imam Rachman Sampaikan Poin Penting

Kasus ini mendapat sorotan tajam dari berbagai pihak. Ketua LSM Lipan Cabang Bungo, **Abunyani**, menegaskan dugaan kekerasan di balik jeruji tidak bisa dibiarkan.

“Perbuatan ini tidak bisa ditolerir. Kami mendesak pihak berwenang mengambil langkah tegas terhadap oknum bersangkutan. Jangan sampai ada lagi warga binaan yang diperlakukan semena-mena,” katanya.

BACA JUGA  Bungkamnya Inspektorat Tanjab Barat,menjadi sebuah Misteri ? Apakah Subardi Kades yang Kebal akan Hukum

Sementara itu, Kalapas M. Kameily saat dikonfirmasi berjanji akan menindaklanjuti laporan tersebut. “Kami akan segera memanggil ASN dan warga binaan terkait untuk mengklarifikasi persoalan ini,” ujarnya singkat.

Kasus ini menambah panjang daftar keluhan masyarakat terhadap perilaku sebagian oknum petugas lapas. Publik kini menanti langkah nyata dari Kementerian Hukum dan HAM serta aparat penegak hukum, agar keadilan bagi warga binaan tetap terjaga dan kasus serupa tidak kembali terulang.

 

 

 

 

(Rismilita)

Berita Terkait

Bupati Anwar Sadat Lantik 6 Kepala OPD dan Puluhan Pejabat Administrator dan Pengawas
Peroses pencarian bocah 7 tahun,menuaikan hasil Kurang dari 12 Jam Di temukan tidak jauh dari lokasih kejadian.
*Bocah 8 Tahun Tenggelam di Sungai Batanghari Muaro Jambi, Tim Rescue Basarnas Jambi Dikerahkan*
RDP DPRD Merangin dengan Diknas Pendidikan menemukan Jalan terang pasca Pelantikan kepsek
Serah Terima Jabatan Kepala Sekolah, wilayah satu(1) dan dua (2). Kecamatan tabir.
Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kabupaten Merangin Melantik Kepala Sekolah SD dan SMP Sekecamatan Tabir Selatan
Desinta S.SP.gr Bantah Disebut Sebagai Calo Pelantikan Kepsek, Susmarni Transfer Untuk Bayar Utang
Diduga Tak Transparan Kelola Dana BOS, FRIC Jambi Berikan Teguran SMKN 1 Muaro Jambi
Berita ini 118 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 17 Juni 2026 - 18:03 WIB

Bupati Anwar Sadat Lantik 6 Kepala OPD dan Puluhan Pejabat Administrator dan Pengawas

Rabu, 17 Juni 2026 - 16:46 WIB

Peroses pencarian bocah 7 tahun,menuaikan hasil Kurang dari 12 Jam Di temukan tidak jauh dari lokasih kejadian.

Selasa, 16 Juni 2026 - 20:51 WIB

*Bocah 8 Tahun Tenggelam di Sungai Batanghari Muaro Jambi, Tim Rescue Basarnas Jambi Dikerahkan*

Senin, 15 Juni 2026 - 22:55 WIB

RDP DPRD Merangin dengan Diknas Pendidikan menemukan Jalan terang pasca Pelantikan kepsek

Minggu, 14 Juni 2026 - 17:00 WIB

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kabupaten Merangin Melantik Kepala Sekolah SD dan SMP Sekecamatan Tabir Selatan

Kamis, 11 Juni 2026 - 08:56 WIB

Desinta S.SP.gr Bantah Disebut Sebagai Calo Pelantikan Kepsek, Susmarni Transfer Untuk Bayar Utang

Selasa, 9 Juni 2026 - 15:11 WIB

Diduga Tak Transparan Kelola Dana BOS, FRIC Jambi Berikan Teguran SMKN 1 Muaro Jambi

Selasa, 9 Juni 2026 - 06:48 WIB

Menuntut kejelasan Jalan masyarakat (Sekolah Rakyat) KAJAK Demo kantor walikota Jambi

Berita Terbaru