Dugaan Aktivitas tambang berjalan: PT ATP Muat Batu Bara di Lokasi PT AMP yang Telah Dihentikan sementara.

Editor - Ilhamsyah

Senin, 6 Oktober 2025 - 08:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bungo,MA – Telah ditemukan tim, aktivitas pemuatan batu bara oleh PT Aneka Tambang Perkasa (ATP) di lokasi tambang milik PT AMP, yang saat ini diketahui sedang dalam status penghentian sementara oleh pihak ESDM. Informasi di lapangan menyebutkan bahwa kuat dugaan batu bara yang dimuat tersebut ditujukan untuk PT. KMP.

Penghentian sementara operasi PT AMP oleh ESDM diduga terkait dengan belum dilaksanakannya kewajiban reklamasi serta belum disetorkannya dana jaminan reklamasi. Lebih jauh lagi, terdapat dugaan bahwa PT AMP masih beroperasi di luar koridor Izin Usaha Pertambangan (IUP) yang dimilikinya.

Situasi ini menimbulkan kekhawatiran atas potensi pelanggaran hukum dan kerugian negara, serta dampak lingkungan yang bisa dirasakan oleh masyarakat sekitar. Oleh karena itu, diharapkan pihak-pihak terkait, khususnya instansi pengawas dan penegak hukum, segera melakukan investigasi terhadap lokasi IUP PT AMP *dan IUP PT. KMP* serta keterlibatan pihak-pihak lain dalam aktivitas ini *salah satunya di antaranya adalah PT. ATP*.

Berdasarkan informasi dari berbagai sumber, dugaan ini muncul seiring dengan fakta bahwa PT AMP telah dihentikan operasinya oleh pemerintah, sementara PT KMP juga sedang dihentikan operasionalnya oleh masyarakat setempat karena persoalan tanggung jawab sosial perusahaan (CSR). Namun demikian, kegiatan penambangan dan pengiriman batu bara oleh PT KMP disebut masih terus berjalan.

Patut diduga bahwa batu bara yang digunakan atau dikirimkan oleh PT KMP berasal dari tambang ilegal atau dari tambang yang telah resmi dihentikan oleh pemerintah, *dengan menggunakan dokumen batu bara PT. KMP*. Jika dugaan ini terbukti benar, maka hal ini dapat dikategorikan sebagai pelanggaran serius terhadap regulasi pertambangan nasional.

BACA JUGA  Antisipasi Kenakalan Remaja, Kapolresta Jambi Gelar Sosialisasi dan Tatap Muka di SMA Negeri 1

Dalam investigasi yang dilakukan tim di lapangan hari ini, bertempat di Desa Sungai Beringin, kec pelepat kab Bungo,diketahui bahwa pasca aksi unjuk rasa warga terhadap PT KMP, pihak perusahaan telah memberikan bantuan CSR kepada desa. Sementara itu, kegiatan perusahaan Bomax yang terkait dengan perawatan jalan di wilayah tersebut juga terus berlangsung.

Tim investigasi juga mendapati bahwa di lokasi tambang PT AMP, masih ada aktivitas penjagaan oleh satpam, yang terlihat mengatur keluar-masuk mobil pengangkut batu bara. Saat dikonfirmasi, diketahui bahwa sopir mobil pengangkut menunjukkan dokumen pengangkutan *(DO)* atas nama PT ATP, meski batu bara dimuat di lokasi PT AMP, dan informasi yang beredar menyebutkan bahwa batu bara tersebut telah dibeli oleh PT KMP *yang dibiayai oleh PT. ATP*.

BACA JUGA  Personil Polsek Batang Asai Cek Lokasi Longsor, Jalan Penghubung Desa Rantau Panjang ke Desa Tambak Ratu Terputus

Permintaan Investigasi dan Penindakan

Melihat berbagai kejanggalan ini, masyarakat dan pengamat pertambangan meminta agar pemerintah daerah, ESDM, dan aparat penegak hukum segera turun tangan melakukan investigasi menyeluruh. Jika terbukti adanya praktik penambangan dan distribusi batu bara secara ilegal, maka pelaku harus dikenakan sanksi tegas sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Hal ini penting demi menjaga ketertiban di sektor pertambangan, mencegah kerugian negara, serta melindungi lingkungan hidup dan masyarakat dari dampak negatif aktivitas tambang yang tidak bertanggung jawab.

Lebih lanjut, pengiriman batu bara dari PT AMP yang di tujukan untuk PT KMP hingga
malam ini berlanjut operasinya.
Hal ini ketahui dari vidio yang sedang beraktivitas di lokasi,
yang di kirim seorang sumber
yang enggan dirulis namanya
dalam pemberitaan ini.

 

(Abunjani & tim )

Berita Terkait

Spesialis Curanmor Parkiran Masjid Ditangkap, Polsek Jambi Selatan Bekuk Pelaku di Sarolangun
Dandim 0420/Sarko Pimpin Langsung Upacara Bulanan, Tekankan Modernisasi TNI dan Disiplin Prajurit
Alat berat excavator merk Komatsu di duga milik nek bermain bebas di tepian bantang masumai desa salam buku
Satresnarkoba Polres Tanjab Timur Gelar OSN Dua Hari di Nipah Panjang, Sasar Sejumlah Titik Rawan ‎
RESPON CEPAT LAPORAN 110, SATRESNARKOBA POLRESTA JAMBI GEREBEK RUMAH DIDUGA SARANG NARKOBA DI ALAM BARAJO
Istri Siri Bacok Suami Akibatkan Luka Serius 
Babinsa Koramil 420-09/Bangko Aktif Patroli Malam dan Komsos, Perkuat Keamanan Wilayah Binaan
Breaking News! Waka I DPRD Merangin Ditahan Kejati Jambi, Dugaan Korupsi Sekwan Rugikan Negara Rp19 Miliar .
Berita ini 146 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 17:03 WIB

Spesialis Curanmor Parkiran Masjid Ditangkap, Polsek Jambi Selatan Bekuk Pelaku di Sarolangun

Senin, 19 Oktober 2026 - 20:11 WIB

Dandim 0420/Sarko Pimpin Langsung Upacara Bulanan, Tekankan Modernisasi TNI dan Disiplin Prajurit

Minggu, 18 Oktober 2026 - 18:31 WIB

Alat berat excavator merk Komatsu di duga milik nek bermain bebas di tepian bantang masumai desa salam buku

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 09:07 WIB

RESPON CEPAT LAPORAN 110, SATRESNARKOBA POLRESTA JAMBI GEREBEK RUMAH DIDUGA SARANG NARKOBA DI ALAM BARAJO

Selasa, 13 Oktober 2026 - 13:05 WIB

Istri Siri Bacok Suami Akibatkan Luka Serius 

Selasa, 13 Oktober 2026 - 06:52 WIB

Babinsa Koramil 420-09/Bangko Aktif Patroli Malam dan Komsos, Perkuat Keamanan Wilayah Binaan

Senin, 12 Oktober 2026 - 19:02 WIB

Breaking News! Waka I DPRD Merangin Ditahan Kejati Jambi, Dugaan Korupsi Sekwan Rugikan Negara Rp19 Miliar .

Senin, 12 Oktober 2026 - 15:45 WIB

PERKUAT SINERGITAS, FRIC SILATURAHMI BERSAMA KAPOLRES MUARO JAMBI – SIAP TANGKAL HOAX DAN JAGA KONDUSIFITAS!

Berita Terbaru