*Cetak Generasi Muda Pancasilais, TNI AD Jangkau Gen Z Lewat Bootcamp*

Editor - Ilhamsyah

Rabu, 2 Agustus 2023 - 19:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta,MA-Guna mencetak generasi muda Indonesia yang Pancasilais, TNI AD berupaya menjangkau anak muda masa kini, atau yang kerap disebut sebagai Gen Z, lewat sebuah kegiatan seru yang diberi tajuk Bootcamp TNI AD to Gen Z, di Markas Komando Pasukan Khusus (Makopassus) Cijantung, Jakarta Timur, mulai 1-2 Agustus 2023.

Kala membuka Bootcamp TNI AD to Gen Z di Gedung Chandraca, Makopassus, Jakarta Timur, Selasa (1/8/2023), Wakil Kepala Staf Angkatan Darat (Wakasad) Letjen TNI Agus Subiyanto, S.E., M.Si. mengurai tentang profil, serta tugas pokok dan fungsi TNI AD bagi masyarakat, baik di dalam maupun di luar negeri. Wakasad juga berharap materi yang diberikan dalam kegiatan positif ini dapat menjadi bekal para peserta untuk bertransformasi sebagai agen perubahan di masyarakat nantinya.

“Jati diri TNI Angkatan Darat sebagai tentara rakyat, tentara nasional, dan tentara profesional yang lahir bersama rakyat, dan berjuang bersama rakyat. TNI AD mendarah daging di tengah masyarakat Sebagai komponen negara, saya mengajak adik-adik untuk membuka pengetahuan dan menjadi agen-agen perubahan di masyarakat,” ujarnya seraya mengingatkan sejumlah ancaman hibrida yang harus dihadapi, seperti ancaman siber, perang ekonomi, poltik, propaganda, hingga narkoba.

Lebih lanjut, Wakasad menjelaskan bahwa TNI AD memiliki 15 Kodam di 38 provinsi, 347 Kodim di 514 kabupaten/kota, 3.672 Koramil di 7.277 kecamatan, dan 72.915 Babinsa di  83.763 desa. Prajurit TNI AD juga menjalankan operasi pengamanan di dalam dan luar negeri. Di dalam negeri, para prajurit menjaga keamanan di daerah objek vital dan perbatasan negara. Sementara gelar satuan operasi TNI AD di luar negeri ditujukan untuk menjaga perdamaian dunia sesuai amanat UUD 1945, dan membantu kesulitan negara lain dalam konteks keamanan sosial.

Ada momen menarik yang terjadi dalam kegiatan yang masih merupakan bagian dari rangkaian kegiatan “Bersama Merawat Kebangsaan” yang diselenggarakan oleh TNI AD ini. Yaitu saat Wakasad berinteraksi dengan para peserta dengan memberikan kuis dan mempersilakan peserta Bootcamp mengajukan pertanyaan. Kesempatan ini pun disambut antusias oleh beberapa peserta, dengan melontarkan beberapa pertanyaan kritis terkait Ibu Kota Negara (IKN), penanganan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Papua, hingga peran generasi muda dalam pembangunan. Sebagai apresiasi, TNI AD juga memberikan hadiah kepada peserta yang mampu menyebutkan Pancasila di luar kepala, rutin menjalankan ibadah, serta menyampaikan cita-cita dan latar belakang yang dimilikinya.

BACA JUGA  Presiden Prabowo: Sebuah Prestasi Arus Mudik Meningkat Namun Tetap Kondusif

Sementara itu, Ketua Panitia rangkaian kegiatan “Bersama Merawat Kebangsaan” Dr. Djasa Pinaragusti mengatakan, kegiatan ini berangkat dari kesadaran semua pihak tentang pentingnya nilai-nilai kebangsaan yang menjadi pedoman dan acuan dalam berbangsa dan bernegara, serta sangat diperlukan dalam menjaga persatuan dan kesatuan. Djasa meyakini, bahwa dalam kurun waktu 20 hingga 30 tahun ke depan, akan ada peserta Bootcamp yang menjadi menteri, pejabat TNI AD, serta posisi strategis lainnya di negara ini. Untuk itu, ia meminta seluruh peserta untuk menyimak dengan baik materi yang diberikan, sehingga kelak bisa berguna di wilayah asal para peserta.

BACA JUGA  Kasrem 042/Gapu Kolonel Inf Ali Aminudin S.E., M.M. bersama para Kasi Korem menerima kunjungan Tim dari Mabesad Paban VIII/Binjemen

Bootcamp TNI AD to Gen Z diikuti oleh 180 peserta dari 34 provinsi di Indonesia, yang terdiri atas pelajar SMA dan mahasiswa, termasuk dari SMA Terpadu Krida Nusantara, SMA Taruna Nusantara, dan Universitas Pertahanan. Bootcamp TNI AD to Gen Z ditujukan untuk melatih kedisiplinan, kepemimpinan, inisiatif, kerja sama, wawasan kebangsaan, menangkal radikalisme, pengarusutamaan gender, hingga pelatihan menulis, fotografi, dan videografi. Adapun pematerinya berasal dari berbagai kalangan, yaitu pelatih Kopassus, Ketua Dewan Pers, SETARA Institute, JalaStoria, dan Tempo.

(Susi lawati)

Berita Terkait

*KAI Sampaikan Permohonan Maaf dan Fokus Evakuasi Penumpang di Stasiun Bekasi Timur*
Ketua Umum FRIC Sambang Silaturahmi Disambut Hangat Kadiv Humas Mabes Polri Guna Perkuat Sinergitas
Ketum FRIC H. Dian Surahman ” Tunjukkan Rasa Memiliki Organisasi Satu Komando Yang solid dan loyalitas “
Ketua Umum Fast Respon Indonesia Center (FRIC) Tegaskan Pentingnya Implementasi Penegakan Hukum yang Konsisten dan Tegas
Tinjau Jasa Marga Command Center, Kapolri Pastikan Penanganan Arus Balik Berjalan Lancar dan Aman
Ketum FRIC Diharapkan Setiap Wilayah Berpartisipasi  Dirikan Pos Siaga Mudik Lebaran
Kapolri Instruksikan Oknum Brimob di Maluku Dihukum Berat
Ketum FRIC Apresiasi Ketegasan Pimpinan Polri Terhadap Eks Kapolres Bima Kota
Berita ini 20 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 5 Mei 2026 - 13:25 WIB

Satgas TMMD Ke-128 Kodim 0420/Sarko Wujudkan Rumah Layak Huni

Selasa, 5 Mei 2026 - 10:53 WIB

Modus Perkenalan Kembali Memakan Korban Di Kabupaten Bungo, Diduga Mobil Dan Harta Raup Dicuri, 4 Pelaku Berhasil Diamankan

Senin, 4 Mei 2026 - 08:15 WIB

Dua orang wanita tak berkutik saat tim Opsnal Satres Narkoba Polres Tebo

Rabu, 29 April 2026 - 16:38 WIB

MOU Dinkes  kabupaten Merangin dengan bapelkas provinsi  jambi bersama tingkat kan PAD dan SDM kesehatan.

Rabu, 22 April 2026 - 16:17 WIB

*TMMD Ke-128 Kodim 0420/Sarko Resmi Dibuka Bupati Sarolangun Untuk Percepat Pembangunan Desa*

Rabu, 22 April 2026 - 12:03 WIB

RSUD Kol Abundjani Bangko  Optimalkan Jadwal Poli jantung dan pembuluh dara untuk Umum dan BPJS Kesehatan.

Jumat, 17 April 2026 - 18:50 WIB

Bupati M. Syukur melantik empat dewan pengawas di RSUD kolonel Abun Jani

Sabtu, 4 April 2026 - 13:08 WIB

Puskesmas Kecamatan Taman Rajo  Menggelar Acara Halalbihalal

Berita Terbaru