TMPLHK Indonesia Mulai Soroti POME di Provinsi Jambi

Editor - Ilhamsyah

Selasa, 12 September 2023 - 20:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jambi,MA-Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Tim Masyarakat Pemerhati Lingkungan Hidup dan Kehutanan (TMPLHK) Indonesia Hamdi Zakaria, A.Md  dalam pemaparannya disuatu meeting anggotanya di aula Sekretariat TMPLHK baru-baru ini menyoroti POME.

Menurut Hamdi Zakaria, Salah satu produk sampingan dari industri pengolahan kelapa sawit berupa limbah cair atau palm oil mill effluent (POME) yang mempunyai potensi pencemaran lingkungan yang sangat luar biasa, kata Hamdi.

Bersumber pada suatu pemberitaan salahsatu media yang pernah saya baca, dalam pengolahan 1 ton tandan buah segar (TBS) kelapa sawit minsalnya bisa menghasilkan 0,7 sampai 1 meter kubik limbah cair, menurut penulis.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dari jumlah itu, ada potensi dihasilkan 15,625 meter kubik gas metana yang merupakan gas rumah kaca dengan tingkat bahaya 28 sampai 84 kali lebih tinggi dari karbon dioksida, ungkap Hamdi

BACA JUGA  Wauuuuu ????!!! Dugaan penyelewengan Dana Revit SMA Negeri 9 Tanjab Barat,Mulai di perbincangkan

Bersumber dari salahsatu pemberitaan media yang pernah di baca ini, Indonesia yang punya 14 juta hektar lahan kelapa sawit bisa menghasilkan 28,7 ton POME setiap tahunnya.

Padahal, gas yang muncul dari POME menurut sumber, bisa dimanfaatkan untuk sumber energi terbarukan, tapi baru di daerah Kalimantan yang sudah ada memanfaatkannya.

Selain itu, pemanfaatan POME juga dinilai mengurangi emisi gas rumah kaca, Potensi pemanfaatan POME bisa menghasilkan listrik dengan kapasitas seperlima sampai seperenam pembangkit yang ada (di Indonesia) sekarang, katanya.

Disampaikan Hamdi, salah satu hambatannya berkemungkinan menurut sumber adalah biaya awal yang tinggi untuk mengolah POME hingga akhirnya bisa menjadi sumber energi, penjelasan Hamdi.

BACA JUGA  Cagub Jangan Dompleng Elektabilitas Nalim-Nilwan

Pada meeting anggota ini, Ketua Umum TMPLHK Hamdi Zakaria kepada anggota menegaskan, diharapkan kepada teman-teman seperjuangan semua, mari sama-sama kita memperbanyak penyebaran tim intelijen dan perevikasi lapangan untuk lingkungan hidup, guna pemantauan dan penyerap informasi tentang pencemaran lingkungan.

Provinsi Jambi yang punya 170-an pabrik kelapa sawit, crude palm oil tapi belum ada rasanya pabrik mengolah POME jadi sumber listrik.

Sehingga, kemungkinan kemungkinan pencemaran oleh limbah cair PKS masih besar, apalagi pada situasi musim kemarau, kemungkinan ini lebih nyata, dikarenakan arus sungai semakin sempit dan melambat, sehingga PKS yang berizin biasa membuang limbah lansung ke sungai berpotensi rawan, jika dibandingkan dengan PKS yang memanfaatkan limbah cairnya sebagai pupuk di perkebunannya, seperti perkebunan yang menyediakan paralon lempar limbahnya dari out Lat ipal menuju long bat atau parit-parit pupuk limbah sebelum di alirkan ke sungai.

BACA JUGA  Dukung Program UMKM, KONI Prov. Jambi Akan Bentuk Koperasi dan Bazar Terbuka

Bukan limbah cair PKS saja yang perlu pemantauan, akan tetapi limbah padat, lumpur sludge bekas pengerukan kolam limbah yang dimanfaatkan sebagai pupuk pada perkebunan juga perlu pemantauan tim.

Terkadang tanpa pengawasan, lumpur sludge yang masih basah ini dibuang pada bibir pinggiran sungai dengan sembarangan, sehingga mengakibatkan potensi pencemaran dengan kadar BOD dan COD tidak terukur, atau diatas ambang batas yang luar biasa, tutup Ketua Umum TMPLHK Hamdi Zakaria, A.Md.(Red Ilham)

Berita Terkait

Polda Jambi Gelar Bhayangkara Presisi Job Fair dan Pameran UMKM 2026, Sediakan Lebih dari 1.000 Lowongan Kerja
Desinta S.SP.gr Bantah Disebut Sebagai Calo Pelantikan Kepsek, Susmarni Transfer Untuk Bayar Utang
Forkopimda dan Akademisi Jambi Perkuat Kolaborasi Penanggulangan Karhutla, Kapolda Tekankan Pencegahan dan Penegakan Hukum
Diduga Tak Transparan Kelola Dana BOS, FRIC Jambi Berikan Teguran SMKN 1 Muaro Jambi
Menuntut kejelasan Jalan masyarakat (Sekolah Rakyat) KAJAK Demo kantor walikota Jambi
Hari Pertama Bertugas, Kapolsub Sektor Taman Rajo Sambangi Warga Desa Tebat Patah
Ketua DPW FRIC Provinsi Jambi Lantik 4 Pengurus DPD Kabupaten , Pesan : “Jadilah Yang Berintegritas Dan Profesionalisme”
DPD kongres Advokat Indonesia Jambi mengadakan HUT Ke 18 Di Swissbell Hotel
Berita ini 73 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 11 Juni 2026 - 08:56 WIB

Desinta S.SP.gr Bantah Disebut Sebagai Calo Pelantikan Kepsek, Susmarni Transfer Untuk Bayar Utang

Selasa, 9 Juni 2026 - 15:11 WIB

Diduga Tak Transparan Kelola Dana BOS, FRIC Jambi Berikan Teguran SMKN 1 Muaro Jambi

Selasa, 9 Juni 2026 - 06:48 WIB

Menuntut kejelasan Jalan masyarakat (Sekolah Rakyat) KAJAK Demo kantor walikota Jambi

Kamis, 4 Juni 2026 - 22:32 WIB

KAJAK Jambi Demo PT Sasmito Dugaan Penutupan Jalan Masyarakat

Rabu, 3 Juni 2026 - 05:35 WIB

Puluhan Ribu Benur Lobster Senilai 7.1 Miliar Lebih Berhasil Di Amankan Polresta Jambi

Selasa, 2 Juni 2026 - 10:52 WIB

Permasalahan Jalan Masyarakat Di Tutup KAJAK Demo PT.SASMITO Dalam Waktu Dekat

Sabtu, 30 Mei 2026 - 21:36 WIB

Terungkap! Ternyata Hal Ini yang Bikin Pelaku Tega Habisi Kakek AK di Desa Bunga Tanjung

Sabtu, 30 Mei 2026 - 13:17 WIB

Anak Durhaka , Tega Bunuh Ibu Kandung Sendiri Gunakan Pompa Air , Pelaku Berhasil Di Tangkap Polsek Jambi Timur 

Berita Terbaru