Terungkap! Pembunuhan Budi Lestari Berawal dari KDRT, Eksekutor Dijanjikan Rp85 Juta

Editor - Ilhamsyah

Selasa, 29 September 2026 - 14:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MERANGIN,MA — Kasus pembunuhan berencana terhadap Budi Lestari alias Munyuk di Kabupaten Merangin, Jambi, akhirnya terungkap. Sat Reskrim Polres Merangin menangkap tiga orang tersangka, yakni dua perempuan dan seorang pria yang diduga menjadi eksekutor.

 

Dua tersangka perempuan, MM (34) dan JM (61), diamankan Satreskrim Polres Merangin pada 23 September 2026. Sementara Mk (28), yang diduga sebagai eksekutor, ditangkap di Lampung Selatan pada 26 September setelah diburu hingga ke luar provinsi.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Kasus ini terungkap setelah keluarga korban mencurigai Budi yang sudah lama tidak terlihat. Saat ditanya, MM menyebut korban pergi merantau bersama seorang teman. Jawaban itu justru memicu kecurigaan.

 

Keluarga kemudian melapor kepada kepala desa dan melakukan pencarian di kebun milik korban. Di sekitar sebuah pondok, warga menemukan tanah yang mencurigakan dan kemudian menggali lokasi tersebut. Mereka menemukan jasad manusia dalam kondisi tangan terikat serta pakaian yang diduga milik korban.

BACA JUGA  Mewakili Bupati Drs H.Anwar Sadat M.Ag Melaksanakan Persiapan Dalam Rangka Peringatan HUT Ke-78 Kemerdekaan RI Dan Peringatan Hari Jadi Ke-58 Di Tanjabbarat

 

Kasat Reskrim Polres Merangin AKP Epy Koto mengatakan, penyelidikan mengarah kepada istri dan mertua korban. Keduanya kemudian mengakui keterlibatan dan menyebut MK sebagai orang yang melakukan eksekusi.

 

“Dari hasil penyelidikan, kami mengamankan istri dan mertua korban. Keduanya mengakui keterlibatan dan menyebut MK sebagai pelaku eksekusi,” ujar AKP Epy Koto, saat press release, Selasa (29/9/26)

 

Menurutnya, rencana pembunuhan telah disiapkan sejak Mei 2026. Jaminah diduga meminta bantuan MK untuk menghabisi Budi dengan imbalan Rp85 juta.

 

Upaya pertama dilakukan dengan memberikan racun yang dicampurkan ke dalam kopi korban. Namun, cara tersebut gagal sehingga pelaku kemudian menjalankan rencana pembunuhan secara langsung.

BACA JUGA  Waka Polresta Jambi AKBP Ruli Andy Yunianto, S.I.K., dan para PJU beserta seluruh Kapolsek jajaran Polresta Jambi, menghadiri Upacara Penurunan Duplikat Bendera Merah Putih hari Kemerdekaan RI ke-78 tahun

 

Pada 2 Juni 2026, Mukmin mendapat informasi bahwa Budi akan pergi ke kebun untuk memanen sawit. MK dan pelaku lainnya kemudian menunggu di sekitar lokasi.

 

Sekitar pukul 11.30 WIB, MK mendatangi korban di sebuah pondok dengan alasan hendak membicarakan pembuatan kusen pintu. Saat korban lengah, pelaku memukul bagian leher korban menggunakan gagang dodos.

 

Korban kemudian dipukul menggunakan batu cobek dan kembali dihantam dengan gagang dodos hingga tidak berdaya. Setelah itu, tangan korban diikat dan para pelaku menggali lubang di sekitar pondok.

 

“Korban kemudian dibiarkan selama kurang lebih tiga jam untuk memastikan sudah meninggal dunia sebelum dikuburkan,” kata Epy.

 

BACA JUGA  Korwil BPN OMIIC Jambi Akan Kawal Sanksi Paksa Pemerintah PKS PT. MIL

Polisi mengamankan sejumlah barang bukti, di antaranya gagang dodos yang telah dibakar, tali, potongan terpal, pakaian korban, cangkul, batu cobek, serta tiga unit telepon seluler.

 

Dari hasil pemeriksaan, polisi menduga motif pembunuhan berkaitan dengan persoalan rumah tangga. Munik disebut kerap mengalami kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang dilakukan korban, sementara Jaminah juga diduga memiliki persoalan dengan Budi.

 

“Motifnya berkaitan dengan persoalan rumah tangga. MM diduga mengalami KDRT yang dilakukan korban, sedangkan JM juga memiliki persoalan dengan korban,” ungkap Epy.

 

Ketiga tersangka kini diproses hukum atas dugaan tindak pidana pembunuhan berencana dan turut serta dalam tindak pidana. Kasus tersebut masih ditangani Unit Reskrim Polsek Tabir bersama Satreskrim Polres Merangin.

 

 

 

 

(Red Ilham)

Berita Terkait

Putus Mata Rantai Pasokan BBM PETI, Satreskrim Polres Merangin Amankan 4,8 Ton Solar Subsidi
Bawa Kabur Motor dan Uang Rp3 Juta Milik Outlet Chicken 88, Pelaku Dibekuk Tim URC Polres Merangin di Sumsel!
Ketua FRIC Jambi Apresiasi Upaya Polres Merangin Satukan Persepsi, Deklarasi 9 Tumenggung SAD Se-Merangin Komitmen Jaga Kamtibmas 
Tindak Lanjut Perintah Kapolri, Kapolres Merangin Tegaskan Larangan Vape bagi Seluruh Personel dan Jajaran Polsek
31 Senjata Api Rakitan Diserahkan Warga SAD, Polres Merangin Tegaskan Tidak Ada Perbedaan Perlakuan
Polsek Jelutung Polresta Jambi Ungkap Kasus Penggelapan Motor Inventaris
Berikan Pelayanan Pagi, Kapolres dan Waka Polres Tanjab Timur Imbau Pengendara Utamakan Keselamatan
Polsek Jelutung Ungkap Pelaku Percobaan Pencurian di Cafe FORESTHREE, RESIDIVIS 10 Tkp di Kota Jambi 
Berita ini 22 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 20:48 WIB

Polres Muaro Jambi Terima Penyerahan Sukarela 8 Senjata Api Rakitan dari Warga SAD

Senin, 12 Oktober 2026 - 15:45 WIB

PERKUAT SINERGITAS, FRIC SILATURAHMI BERSAMA KAPOLRES MUARO JAMBI – SIAP TANGKAL HOAX DAN JAGA KONDUSIFITAS!

Selasa, 6 Oktober 2026 - 20:40 WIB

DINAS PERKIM MUARO JAMBI: PENGAADAAN FIKTIF Rp 1,34 MILIAR MASYARAKAT MENDESAK GANTI KADIS PERKIM  

Rabu, 23 September 2026 - 18:38 WIB

39 Perkara Narkotika Inkracht, 136,8 Gram Sabu Dimusnahkan di Muaro Jambi

Minggu, 20 September 2026 - 12:54 WIB

Temuan BPK — SPPD DPRD Muaro Jambi, Rp 2,1 Miliar Diduga Bermasalah

Jumat, 11 September 2026 - 15:49 WIB

Pelaku PETI di Sekernan Berhamburan Saat Polres Muaro Jambi Lakukan Razia

Minggu, 6 September 2026 - 18:48 WIB

Wakapolda Jambi Pimpin Apel KRYD di Muaro Jambi, Tekankan Tugas Humanis dan Keselamatan Personel

Sabtu, 5 September 2026 - 15:08 WIB

Sinergi Tanpa Henti, Tim Gabungan Tangani Karhutla Hari ke-10 di Sungai Gelam

Berita Terbaru