Setelah Jogja, Aceh & Makasar, Kini di Jambi Bertebaran Spanduk Memecah Belah Tolak Anis Baswedan

Ilhamsyah

- Penulis

Rabu, 4 Januari 2023 - 17:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jambi,MA- Awal tahun 2023 diwarnai oleh kejadian yang tidak mengenakkan di Kota Jambi. Setelah sebelumnya Jogja, Makasar hingga Aceh kini giliran Kota Jambi yang dihiasi spanduk memecah belah berupa penolakan kepada salah satu calon presiden yang telah dideklarasikan oleh Partai Nasdem beberapa waktu lalu yakni Anis Baswedan.

Menanggapi hal ini, sekumpulan orang yang mengatasnamakan Aliansi Masyarakat Jambi melaporkan peristiwa tersebut dengan membawa bukti temuan di lapangan kepada Polda Jambi.

“Ada temuan di lapangan baleho atau spanduk yang disitu menempelkan salah satu figur atau tokoh dalam spanduk, lagi-lagi ini yang jadi masalah disitu diselipkan simbol-simbol aja, lagi-lagi ini menjurusnya ke agama Islam,” Ungkap Arizal, salah satu tokoh pemuda Islam Jambi, Selasa, (3/1/2022) malam di Mapolda Jambi.

Arizal mengatakan, bahwa kedatangan mereka untuk ke Polda Jambi tidak ada tujuan atau muatan politis. Namun, lebih kepada melaporkan kepada pihak berwajib mengenai kondisi yang berkemungkinan dapat memecah belah kerukunan antar umat beragama di Provinsi Jambi.

“Ada foto orang menggunakan kopiah, menggunakan imamah, menggunakan Ridha, tulisan kalimat tauhid, bendera Al-liwa dan Ar-rayyan yang jadi kebanggaan kita semua, orang Islam dibuat disitu sebagai golongan yang radikal, simbol-simbol intoleran, radikal,” jelasnya.

“Padahal kami umat muslim di Jambi selama ini tidak ada masalah, kita namanya berdampingan antar umat beragama, suku, ras, beraneka ragam tidak jadi masalah. Justru dengan adanya statemen-statemen seperti itulah yang bisa mengganggu kantibmas pemecah belah di Kota Jambi tercinta,” lanjutnya.

Dalam pelaporan ini, mereka juga menyertakan bukti berupa spanduk yang diamankan dari salah satu lokasi di tepi jalan raya di Kota Jambi, yang didalamnya terdapat foto salah satu calon presiden Anis Baswedan serta terdapat gambar orang-orang yang menggunakan simbol-simbol keislaman.

BACA JUGA  Ketiga pelaku Adjie (25), Nanak (24) dan Odon (29) tersebut menyerahkan diri secara langsung ke Mapolda Jambi

“Ada yang di tugu juang, ada yang di pal 10. Jadi tadi dari mulut ke mulut langsung kita ambil langkah kita buka, kita cabut, kita amankan nah ini sama-sama kita serahkan,” kata Arizal.

“Yang kita amankan ini cuma satu, yang ini dari pal 10,” tegas pria bertubuh gempal tersebut.

Dikatakan Arizal, bahwa pada dasarnya mereka pun menolak adanya radikalisme, intoleransi serta hal-hal yang dapat memecah belah persatuan bangsa dan kerukunan antar umat beragama.

“Kalo mereka mau buat Jambi tolak radikal ? sama, kami juga tidak setuju dengan radikalisme dan intoleran, sama-sama kita perangi. Tapi jangan ada menyematkan simbol-simbol agama, suku, ras manapun, kan menyinggung namanya. Ini mereka ini yang justru menciderai keanekaragaman kerukunan yang ada di Jambi,” tuturnya.

BACA JUGA  Gubernur Al Haris : Pemerintah dan Perusahaan Berkomitmen Perkebunan Kelapa Sawit Bebas Pekerja Anak

Dirinya pun mewakili masyarakat Jambi pada umumnya berharap agar laporan ini dapat segera ditindaklanjuti oleh pihak yang berwenang untuk mencegah terjadinya adu domba menjelang tahun politik 2024.

“Kami hanya menyerahkan, dengan harapan agar kita bisa lebih jeli lagi bapak-bapak polisi bersama masyarakat, apabila ada situasi seperti itu yang menyebabkan rusaknya Kantibmas di Kota Jambi cepat kita laporkan kepada pihak yang berwajib, agar lebih jeli lagi menetralisir karena kita mau masuk tahun politik jangan sampai kita diadu-adu seperti ini, tutupnya.

 

(rasid)

Berita Terkait

Tindakan Tegas Ditpolairud Polda Jambi, Lakukan Penyelidikan Hingga Tetapkan Tersangka
Terkait Tongkang Tabrak Jembatan, BPJN Jambi Sebut Masih Aman Dilalui dan Minta PPTB lakukan Perbaikan
Gerebek Satu Rumah dan Base Camp Narkotika, Tim Gabungan Operasi Antik Polda Jambi Temukan Alat Hisap
Wagub Sani Apresiasi Sekolah Lapang Iklim (SLI) Operasional, Bantu Petani Dengan Ilmu Pengetahuan
Diduga Jadi Tempat Penimbunan BBM Ilegal, 9 Gudang di Kota Jambi Dilakukan Pengecekan.
Miliki SK Menteri LHK, Dishut Jambi: Kelompok Tani Karya Makmur Berhak Mengelola Lahan
Gubernur Al Haris: UT Pelopor Pendidikan Jarak Jauh dan Merdeka Belajar
Para pekerja proyek pembangunan tidak menerapkan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3)
Berita ini 28 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 17 Mei 2024 - 11:22 WIB

Tindakan Tegas Ditpolairud Polda Jambi, Lakukan Penyelidikan Hingga Tetapkan Tersangka

Jumat, 17 Mei 2024 - 11:12 WIB

Terkait Tongkang Tabrak Jembatan, BPJN Jambi Sebut Masih Aman Dilalui dan Minta PPTB lakukan Perbaikan

Jumat, 17 Mei 2024 - 11:07 WIB

Gerebek Satu Rumah dan Base Camp Narkotika, Tim Gabungan Operasi Antik Polda Jambi Temukan Alat Hisap

Kamis, 16 Mei 2024 - 13:14 WIB

Wagub Sani Apresiasi Sekolah Lapang Iklim (SLI) Operasional, Bantu Petani Dengan Ilmu Pengetahuan

Rabu, 15 Mei 2024 - 17:17 WIB

Miliki SK Menteri LHK, Dishut Jambi: Kelompok Tani Karya Makmur Berhak Mengelola Lahan

Rabu, 15 Mei 2024 - 15:49 WIB

Gubernur Al Haris: UT Pelopor Pendidikan Jarak Jauh dan Merdeka Belajar

Rabu, 15 Mei 2024 - 15:39 WIB

Para pekerja proyek pembangunan tidak menerapkan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3)

Rabu, 15 Mei 2024 - 13:28 WIB

Diduga Beberapa Kades Kecamatan Taman Rajo Berurusan Dengan Tipikor

Berita Terbaru