JAMBI,MA – Jefri Bintara Pardede
Ketua Perkumpulan Sahabat Alam Jambi. Di tengah dinamika pembangunan nasional yang semakin kompleks, kehadiran organisasi masyarakat sipil yang mampu menjadi jembatan antara rakyat, pemerintah, dan dunia usaha bukan lagi pilihan tetapi kebutuhan mutlak.
Perkumpulan Sahabat Alam Jambi lahir untuk menjawab kebutuhan itu. Kami hadir bukan sebagai penghambat pembangunan, tetapi sebagai pengawal arah pembangunan yang adil,
Berkelanjutan, dan bermartabat.
Kami membawa semangat “Jaga Alam, Kawal Investasi, dan Lawan Perampasan” sebagai prinsip perjuangan kami. Sebuah prinsip yang menjunjung tinggi keberlanjutan ekologi, memperkuat kedaulatan nasional, serta memastikan bahwa sumber daya alam dikelola untuk sebesar-besarnya kemakmuran rakyat.
ADVERTISEMENT
. SCROLL TO RESUME CONTENT
NGO Lokal, Komitmen Kedaulatan Nasional dan Kemajuan Daerah.
Sahabat Alam Jambi bukan lembaga bayaran, bukan alat dari kekuatan luar, dan bukan juga boneka politik kepentingan tertentu, Kami adalah organisasi independen berbasis lokal dengan semangat nasionalisme ekologis yang kuat. Kami tidak bekerja untuk menakuti investor, melainkan untuk memastikan bahwa investasi berjalan adil, transparan, dan berkelanjutan.
Kami menolak keras segala bentuk infiltrasi kepentingan asing, termasuk melalui NGO dan media yang menyamar sebagai pejuang lingkungan atau HAM, namun sejatinya bekerja untuk melemahkan kedaulatan negara dan menghalangi masuknya investasi strategis.
Lawan Narasi Mendiskreditkan Pemerintah dan Investasi dari NGO dan Media Dibiayai Kepentingan Asing dan pengusaha hitam
Saat ini, ada kecenderungan sistematis dari sebagian LSM dan media yang didanai oleh kepentingan asing dan pengusaha hitam untuk terus menyebarkan narasi yang mendiskreditkan pemerintah, proyek strategis nasional, dan didaerah serta investasi yang sah. Mereka menggunakan isu lingkungan sebagai tameng, namun sesungguhnya menyimpan agenda geopolitik dan ekonomi yang merugikan Indonesia.
Narasi-narasi ini tidak murni advokasi rakyat. Mereka menyusupkan motif-motif politik dan kepentingan tertentu yang didukung oleh kekuatan modal asing dan pengusaha hitam yang tidak menginginkan Indonesia dan pemimpin didaerah menjadi kuat secara ekonomi dan berdaulat atas sumber daya alamnya sendiri.
Kami di Sahabat Alam Jambi menolak dan melawan keras upaya-upaya manipulatif semacam ini. Kritik boleh, tapi jangan jadi alat untuk menghancurkan kepercayaan rakyat terhadap pemimpin negara dan didaerah dalam pemerintahan Indonesia demi kepentingan pengusaha hitam dan negara luar yang ingin mempertahankan dominasi global mereka atas negara-negara berkembang.
Kawal Investasi, Dukung Pembangunan Berkeadilan
Kami memahami bahwa Indonesia tidak bisa menutup diri dari investasi. Justru sebaliknya — investasi yang sehat dan bertanggung jawab adalah tulang punggung pembangunan nasional. Oleh karena itu, Sahabat Alam Jambi mengambil posisi strategis sebagai pengawal, bukan penolak.
Kami mendorong agar setiap bentuk investasi, terutama di sektor sumber daya alam, mematuhi prinsip pembangunan berkelanjutan: melindungi hak masyarakat, menjaga fungsi ekologis, dan menjalankan proses perizinan yang transparan dan akuntabel.
Kami percaya bahwa pembangunan tidak boleh merugikan rakyat. Sebaliknya, rakyat harus menjadi bagian dari pembangunan — diberdayakan, bukan dikorbankan.
Lawan Perampasan, Jaga Keadilan Ruang
Sahabat Alam Jambi secara tegas menolak upaya menopoli ruang publik, perampasan lahan, penggusuran sepihak, serta penguasaan ruang hidup oleh elite ekonomi yang mengabaikan keadilan sosial. Namun perjuangan kami bukan agitasi emosional. Kami menempuh jalur advokasi hukum, edukasi publik, dan mediasi berbasis data.
Kami tidak akan tinggal diam ketika rakyat kehilangan ruang hidupnya akibat permainan izin yang penuh konflik kepentingan. Apalagi jika itu terjadi atas desakan kelompok luar yang membungkus kepentingannya dengan retorika lingkungan semata.
Meluruskan Narasi, Menjaga Citra Bangsa
Di era banjir informasi dan manipulasi media, banyak aktor — termasuk NGO terapiliasi asing dan media internasional — berupaya membentuk opini publik yang negatif terhadap pemerintah Indonesia dan pemimpin didaerah. Mereka menciptakan narasi bahwa pembangunan selalu merusak, bahwa investasi pasti menindas, padahal mereka sendiri adalah bagian dari ekosistem modal global yang selama ini menciptakan ketimpangan.
Sahabat Alam Jambi hadir untuk meluruskan narasi yang keliru. Kami tidak berdiri untuk melemahkan negara, melainkan untuk memperkuatnya. Kami percaya: negara yang kuat adalah negara yang adil, dan keadilan hanya bisa terwujud jika negara berdiri kokoh atas kedaulatannya sendiri.
Kolaborasi untuk Negeri
Kami mengajak seluruh elemen masyarakat — pemerintah pusat dan didaerah, dunia usaha, akademisi, pemuda, dan komunitas lokal — untuk bergandengan tangan membangun masa depan Indonesia yang berkeseimbangan antara pertumbuhan ekonomi dan keberlanjutan lingkungan.
Perkumpulan Sahabat Alam Jambi bukan penghalang pembangunan. Kami adalah mitra strategis yang menjaga agar pembangunan tidak keluar jalur. Kami bukan perusuh, bukan alat asing, bukan komprador lingkungan. Kami adalah rakyat Indonesia yang percaya bahwa kekayaan negeri ini harus dikelola dengan cerdas, berdaulat, dan untuk kepentingan rakyat — bukan elite, bukan asing, bukan kelompok yang ingin melihat Indonesia gagal.
Di tengah derasnya arus kapital asing, narasi destruktif, dan kepentingan politik yang menyusup melalui NGO dan media, Sahabat Alam Jambi akan terus berdiri tegak menjaga marwah negeri ini dan memastikan bahwa pembangunan Indonesia dan khususnya di provinsi Jambi tetap berpijak pada prinsip keadilan, keberlanjutan, dan kedaulatan nasional.
(ZAINI Pangthom)









