*Rapat Lintas Sektoral Perkuat Sinergi Penanganan Karhutla di Tanjab Timur*

Editor - Ilhamsyah

Rabu, 26 Agustus 2026 - 11:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tanjabtim,MA – Polres Tanjung Jabung Timur bersama unsur Pemerintah Daerah Kabupaten, TNI, Polri, BPBD, Manggala Agni, Satpol PP, dan Damkar memperkuat koordinasi dalam menghadapi ancaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di wilayah Kabupaten Tanjung Jabung Timur.

 

Koordinasi tersebut dilaksanakan melalui rapat lintas sektoral dalam rangka pengecekan posko, koordinasi, serta monitoring penanganan Karhutla, Senin (24/8/2026) sekitar pukul 10.30 WIB, bertempat di Kantor BPBD Kabupaten Tanjung Jabung Timur.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Kegiatan dihadiri Asisten I Setda Kabupaten Tanjab Timur Suhas Puronjani, S.Sos., Kapolres Tanjab Timur AKBP Ade Candra, S.P., S.I.K., Dandim 0419/Tanjab Letkol Inf Zulhiardi, S.I.P., M.Han., Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Tanjab Timur Amri Juhardy, S.IP., jajaran Polres Tanjab Timur, perwakilan Kodim 0419/Tanjab, Satpol PP, Manggala Agni Bukit Tempurung, serta Dinas Pemadam Kebakaran.

 

Kalak BPBD Kabupaten Tanjab Timur Amri Juhardy menyampaikan bahwa BPBD telah membentuk Posko Penanganan Karhutla sebagai pusat koordinasi dan pengendalian dalam menghadapi potensi kebakaran hutan dan lahan.

 

Menurutnya, personel dan peralatan penanganan Karhutla juga telah digeser dan disiagakan di sejumlah wilayah yang dinilai memiliki potensi kebakaran. Kesiapsiagaan tersebut mencakup 11 kecamatan di Kabupaten Tanjab Timur guna mempercepat respons apabila ditemukan titik api maupun terjadi kebakaran.

BACA JUGA  SMSI ucapakan terima kasih  Kepada  Kapolres Bungo sukse nya cara pelantian SMSI kab,Bungo

 

“Dengan kondisi cuaca yang memasuki musim kemarau, penanganan Karhutla menjadi tantangan tersendiri, terutama dalam memperoleh sumber air,” ujar Amri dalam rapat tersebut.

 

Ia menjelaskan, sejumlah sumber air mulai mengalami penurunan sehingga dalam proses pemadaman maupun pembasahan lahan, petugas memanfaatkan sumber air yang tersedia, termasuk sungai di sekitar lokasi kejadian.

 

Sebagai bentuk peningkatan kesiapsiagaan, Kabupaten Tanjab Timur juga telah menetapkan status Siaga I/Darurat Karhutla melalui surat keputusan yang telah ditandatangani Bupati Tanjab Timur.

 

BPBD mencatat sebanyak 26 unit peralatan pemadam Karhutla saat ini tersebar di sembilan kecamatan. Sementara BPBD Tanjab Timur memiliki sembilan unit peralatan pemadam yang berada dalam kondisi siap digunakan untuk mendukung penanganan di lapangan.

 

Sementara itu, Kapolres Tanjab Timur AKBP Ade Candra menegaskan pentingnya kolaborasi dan sinergitas seluruh unsur dalam menghadapi ancaman Karhutla.

 

Menurutnya, jajaran Polres Tanjab Timur telah membagi personel di setiap kecamatan untuk melakukan pemantauan, pencegahan, serta penanganan apabila terjadi kebakaran.

 

“Dalam penanganan Karhutla, yang paling penting adalah kolaborasi dan sinergitas antarinstansi. Jangan sampai penanganan dilakukan secara parsial atau berjalan sendiri-sendiri,” tegasnya.

 

Kapolres juga menyampaikan bahwa sejumlah kendala di lapangan, terutama berkaitan dengan peralatan dan sarana pendukung, telah menjadi perhatian. Karena itu, koordinasi lintas sektoral dinilai penting agar setiap hambatan dapat segera dicarikan solusi.

BACA JUGA  Kapolres Sarolangun Temui Warga Cermin Nan Gedang di Kegiatan JUM'AT CURHAT

 

Selain menyiapkan sarana dan prasarana, Polres Tanjab Timur juga telah berkoordinasi dengan pihak perusahaan untuk mendukung upaya pencegahan maupun pemadaman Karhutla.

 

Dari sisi penegakan hukum, AKBP Ade Candra menegaskan bahwa pihaknya akan mengambil tindakan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan apabila ditemukan adanya unsur kesengajaan dalam pembakaran lahan.

 

Ia juga meminta jajaran di lapangan meningkatkan pemantauan terhadap aktivitas masyarakat, khususnya kegiatan pembukaan lahan yang dilakukan dengan cara membakar.

 

“Setiap kejadian kebakaran harus kita lihat dan selidiki secara objektif untuk mengetahui penyebabnya, apakah disebabkan oleh faktor alam atau memang terdapat unsur kesengajaan,” katanya.

 

Di sisi lain, Daops Manggala Agni Bukit Tempurung Sandi Prabowo menyampaikan bahwa pihaknya telah melakukan berbagai langkah pencegahan dan kesiapsiagaan, termasuk membentuk serta menyiapkan posko pemantauan dan penanganan Karhutla.

 

Saat ini, terdapat 81 posko yang tersebar di wilayah Kabupaten Tanjab Timur dan Kabupaten Tanjab Barat. Posko tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat pemantauan, koordinasi, serta respons cepat terhadap potensi kebakaran.

 

Sandi juga menyampaikan bahwa pemerintah pusat memberikan perhatian terhadap kondisi Karhutla di Provinsi Jambi. Menteri Kehutanan direncanakan melakukan kunjungan ke sejumlah lokasi di wilayah Provinsi Jambi untuk melihat secara langsung kondisi dan penanganan Karhutla di lapangan.

BACA JUGA  3.533 Napi Kelas IIA Jambi Dapat Remisi HUT RI, Ada yang Langsung Bebas

 

Dandim 0419/Tanjab Letkol Inf Zulhiardi turut menekankan bahwa kondisi Karhutla di Provinsi Jambi perlu mendapat perhatian serius. Menurutnya, langkah penanggulangan harus dilakukan secara terpadu dan tidak hanya berfokus pada pemadaman ketika kebakaran telah terjadi.

 

“Tidak hanya fokus pada penanganan ketika terjadi kebakaran, tetapi juga harus meningkatkan upaya pencegahan dan kesiapsiagaan sejak dini,” ujarnya.

 

Ia meminta seluruh unsur terkait memastikan kesiapan personel, sarana dan prasarana, serta peralatan pendukung. Monitoring dan deteksi dini terhadap potensi Karhutla juga harus terus ditingkatkan.

 

Rapat kemudian dilanjutkan dengan pengecekan serta pelepasan secara simbolis sarana dan prasarana yang disiapkan untuk mendukung penanggulangan Karhutla. Kegiatan tersebut sekaligus menjadi bentuk komitmen bersama seluruh unsur dalam menghadapi potensi kebakaran hutan dan lahan di Kabupaten Tanjab Timur.

 

Melalui sinergi antara pemerintah daerah, TNI, Polri, BPBD, Manggala Agni, Damkar, perusahaan, dan masyarakat, upaya pencegahan serta penanganan Karhutla diharapkan dapat dilakukan secara cepat, terpadu, dan maksimal.

 

 

 

 

(Red Ilham)

Berita Terkait

DINAS PERKIM MUARO JAMBI: PENGAADAAN FIKTIF Rp 1,34 MILIAR MASYARAKAT MENDESAK GANTI KADIS PERKIM  
Gasak Kendaraan Terparkir di Club Hiburan , Seorang Pemuda Berhasil Di Ringkus Satreskrim Porles Bungo  
*Dandim 0420/Sarko Pimpin Upacara HUT ke-81 TNI, Momentum Perkuat Pengabdian Bersama Rakyat*
KAPOLRESTA JAMBI BERI SEMANGAT PETARUNG DI KEJUARAAN KAPOLDA FIGHTER 
Kapolresta Jambi Terus  Ukir  Prestasi Jangan  Judo, Jangan  Narkoba, Jaga Nama Baik Institusi, Raih Kepercayaan Masyarakat 
Kapolres Tanjab Timur Pimpin Serah Terima Jabatan Kasat Lantas dan Kapolsek Sabak Timur
Kapolresta Jambi Berikan Reward Kepada 47 Personel Berprestasi 
Pemerintah kabupaten Merangin Bongkar Kios Pedagang di Dua Titik
Berita ini 32 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 20:40 WIB

DINAS PERKIM MUARO JAMBI: PENGAADAAN FIKTIF Rp 1,34 MILIAR MASYARAKAT MENDESAK GANTI KADIS PERKIM  

Senin, 5 Oktober 2026 - 15:51 WIB

Gasak Kendaraan Terparkir di Club Hiburan , Seorang Pemuda Berhasil Di Ringkus Satreskrim Porles Bungo  

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 14:05 WIB

KAPOLRESTA JAMBI BERI SEMANGAT PETARUNG DI KEJUARAAN KAPOLDA FIGHTER 

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 07:40 WIB

Kapolresta Jambi Terus  Ukir  Prestasi Jangan  Judo, Jangan  Narkoba, Jaga Nama Baik Institusi, Raih Kepercayaan Masyarakat 

Jumat, 2 Oktober 2026 - 21:18 WIB

Kapolres Tanjab Timur Pimpin Serah Terima Jabatan Kasat Lantas dan Kapolsek Sabak Timur

Kamis, 1 Oktober 2026 - 16:14 WIB

Kapolresta Jambi Berikan Reward Kepada 47 Personel Berprestasi 

Rabu, 30 September 2026 - 12:22 WIB

Pemerintah kabupaten Merangin Bongkar Kios Pedagang di Dua Titik

Selasa, 29 September 2026 - 14:25 WIB

Terungkap! Pembunuhan Budi Lestari Berawal dari KDRT, Eksekutor Dijanjikan Rp85 Juta

Berita Terbaru