Maraknya Penambangan Emas Ilegal,serta Adanya Persaingan Antar Pemodal di Kab Bungo

Editor - Ilhamsyah

Jumat, 6 Maret 2026 - 21:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bungo,MA – 6 Maret 2026 Aktivitas penambangan emas ilegal atau yang dikenal sebagai PETI (Penambangan Emas Tanpa Izin) semakin marak terjadi di sejumlah wilayah sungai buluh kecamatan sungai mengkuang kab Bungo. Kegiatan ini tidak hanya merusak lingkungan, tetapi juga menimbulkan risiko keselamatan bagi keberadaan bandara yang sekarang sudah aktif kahadiranya serta sangat berbahaya bagi penambang dan masyarakat sekitar. Dan hal lebih menarik PETI sudah menjadi persaingan sesama pemodal.

Berdasarkan informasi dari salah satu pemodal tambang emas ilegal (PETI) SINAGA, aktivitas penambangan ilegal banyak ditemukan di sepanjang kawasan bandara muaro Bungi.Para penambang menggunakan mesin dompeng untuk mengeruk tanah serta menyedot material dari dasar wilayah bandara Muaro Bungo Akibatnya, rusaknya kontruksi tanah di sekitaran wilayah bandara Muaro Bungo.

BACA JUGA  Gubernur Al Haris : Koperasi Berkontribusi Membangun Ekonomi Masyarakat

Sinaga juga menjelaskan.lokasi penambangan pemodal yang beranama salaim telah membeli tanah milik seorang Pegawai Negri sipil.beranama Situmarang atau Talis.bahwa aktivitas tersebut sudah berlangsung cukup lama dan semakin meluas. “Dulu hanya beberapa orang yang menambang secara tradisional, tetapi sekarang sudah semakin meluas.

Selain merusak lingkungan, penambangan ilegal juga memicu berbagai masalah sosial. Lubang-lubang bekas galian yang tidak ditutup kembali berpotensi menyebabkan longsor serta membahayakan warga, terutama wilayah Bandara Muaro Bungo.
Pemerintah daerah bersama aparat penegak hukum telah melakukan beberapa kali penertiban terhadap aktivitas tersebut. Namun, praktik penambangan ilegal sering kembali muncul setelah petugas meninggalkan lokasi.

BACA JUGA  Antisipasi Aksi Geng Motor dan Tawuran, Kapolresta Jambi Pimpin Patroli Cipta Kondisi Hingga Dini Hari

Seorang pejabat dari dinas terkait menegaskan bahwa pemerintah akan terus melakukan pengawasan dan penindakan. “Kami mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan penambangan tanpa izin karena selain melanggar hukum, juga dapat merusak lingkungan dan membahayakan keselamatan,” katanya.

Para pemerhati lingkungan juga meminta adanya solusi jangka panjang, termasuk penyediaan lapangan kerja alternatif bagi masyarakat yang bergantung pada aktivitas penambangan ilegal. Dengan demikian, diharapkan kerusakan lingkungan dapat ditekan dan kesejahteraan masyarakat tetap terjaga.

 

 

(Saleh)

Berita Terkait

Puskesmas Kecamatan Taman Rajo  Menggelar Acara Halalbihalal
Sorotan Tajam Fitnah Terhadap Personil Polri Akibat Informasi: “Darinya Olehnya Kepadanya”
Korupsi Dana BOK Puskesmas Kabupaten Muaro Jambi, DEMA PTIN se-Indonesia Lapor ke Kejagung RI
Seorang Pengendara Motor Perempuan Dilaporkan Hampir Tertimpa Muatan Batubara Dari Truk Angkutan Besar Yang Melintas
Akses Jalan Warga Desa Pondok Meja di kawasan RT 26 di duga menjadi tempat lahan pakir Kendaraan PT Gembira Jaya Raya.
Aksi Humanis Polresta Jambi Antar Siswa SDN 222 ke Perpustakaan, Tuai Apresiasi Sekolah dan Orang Tua
Polresta Jambi Laksanakan Apel Gelar Pasukan Operasi Keselamatan 2026
Kasat Reskrim Polres Batanghari Jelaskan Proses Lidik Kasus Pengeroyokan Wartawan
Berita ini 55 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 7 April 2026 - 15:35 WIB

Ketua Umum FRIC Sambang Silaturahmi Disambut Hangat Kadiv Humas Mabes Polri Guna Perkuat Sinergitas

Rabu, 1 April 2026 - 14:10 WIB

Ketua Umum Fast Respon Indonesia Center (FRIC) Tegaskan Pentingnya Implementasi Penegakan Hukum yang Konsisten dan Tegas

Kamis, 26 Maret 2026 - 10:58 WIB

Tinjau Jasa Marga Command Center, Kapolri Pastikan Penanganan Arus Balik Berjalan Lancar dan Aman

Minggu, 8 Maret 2026 - 17:26 WIB

Ketum FRIC Diharapkan Setiap Wilayah Berpartisipasi  Dirikan Pos Siaga Mudik Lebaran

Selasa, 24 Februari 2026 - 19:52 WIB

Kapolri Instruksikan Oknum Brimob di Maluku Dihukum Berat

Senin, 16 Februari 2026 - 10:22 WIB

Ketum FRIC Apresiasi Ketegasan Pimpinan Polri Terhadap Eks Kapolres Bima Kota

Selasa, 27 Januari 2026 - 20:21 WIB

Kedudukan Polri dan Masa Depan Demokrasi Indonesia

Selasa, 20 Januari 2026 - 06:25 WIB

Putusan MK: Wartawan Tak Dapat Langsung Dituntut Pidana Karena Kerja Jurnalistiknya

Berita Terbaru