WOOWW… Rakit PETI Beroperasi Di Lahan Milik Pemerintah, Kok Bisa..???

Editor - Ilhamsyah

Rabu, 23 April 2025 - 11:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bungo,MA – Penambangan Emas Tanpa Izin (PETi) di Kabupaten Bungo tidak ada habisnya. Meskipun sudah sering dirazia namun bukannya tambah habis, malah tambah banyak.

Seperti diwilayah Sungai Telang dan Kawasan bandara sungai buluh.

Beberapa waktu yang lalu Tim gabungan melakukan penertiban dikawasam bandara, ada sekitar 15 rakit PETI yang dibakar. Tapi anehnya sekarang jumlah rakit PETI disekitaran bandara semakin banyak.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Berdasarkan pantauan Tim dilapangan, ada sekitaran 5 unit rakit PETI mlik SL diduga beroperasi di lokasi bandara (Lahan milik Pemerintah).

BACA JUGA  Polisi Amankan Dua Pria Mucikari saat Razia di Kamar Hotel

Informasi yang didapat dari sumber yang namanya tidak mau ditulis menyebutkan kalau rakit PETI milik Salah seorang Bos PETI berinisial SL bersama Cs nya tersebut sudah didalam lokasi bandara yang merupakan milik pemerintah.

“Setau kami itu sudah masuk lokasi bandara bang lahan milik pemerintah, semua punya SL bang”. Ujar sumber

“Kalo rakit salim banyak bang disitu kalo gax salah 5 disekitaran tanggul 5 Rakit lagi disekitaran embung yang merupakan tanah milik pemerintah. Selain SL ada juga punya TRS oknum PNS bang”. Lanjut sumber

BACA JUGA  Tim Pemenangan Menawan untuk Kecamatan Nalo Tantan Dikukuhkan

Saat ditanya siapa SL ? Sumber menyebutkan bahwa SL adalah salah satu Bos besar (Pemodal) PETI, tidak hanya punya rakit SL juga merupakan salah satu Bos penampung emas (Ilegal) hasil PETI tersebut.

Ketua LSM LIPPAN Abun Yani angkat bicara terkait masalah PETI di lahan milik Pemerintah tersebut.
“Kami berharap Aparat Penegak Hukum (APH) dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bungo diwakili Dinas terkait segera mengecek kebenarannya, kalau memang benar mohon segera ditindak karena sudah sangat merugikan”. Tegas Abun Yani

BACA JUGA  *Kasrem 042/Gapu Hadiri Konferensi Pers Hasil Pengawasan Pangan Rutin Ramadhan dan Jelang Idul Fitri di Balai BPOM Propinsi Jambi*

“Kegiatannya saja sudah salah ilegal, dilahan milik negara lagi. Kami minta Bapak Kapolres Bungo segera menindak dan memberi sanksi kepada Pelaku PETI dilahan milik Pemerintah ini”. Tambah Abun

 

(Abunjani)

Berita Terkait

Kapolresta Jambi Pimpin Konferensi Pers Keberhasilan Polsek Telanaipura Ungkap 4 Kasus Tindak Pidana 
TIM GABUNGAN SAT RESKRIM POLRES KERINCI BERHASIL CIDUK 4 PELAKU CURAS LINTAS PROVINSI
PANGDAM XX/TUANKU IMAM BONJOL RESMI TUTUP BHAKTI TNI AD DI KABUPATEN SAROLANGUN
22 Siswa Terbaik Bersaing Kompitisi Tingkat Nasional,SMA 6 Merangin Jadi Tuan Rumah OSN-P.
Gunakan Sepeda Motor Kapolresta Jambi Patroli Mobile Gabungan , Sinergi Tiga Pilar Antisipasi Tindak Kriminal 
Komitmen Perangi Narkoba, Kapolresta Jambi Pimpin Langsung Razia Operasi Antik 2026
*Gotong Royong TNI dan Warga Masuki Tahap Akhir, RTLH Bapak Yahya di Desa Penarun Mulai Tampakkan Hasil*
KAPOLDA JAMBI KUNJUNGI FASILITAS FSO PETROCHINA
Berita ini 125 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 30 Juli 2026 - 18:55 WIB

Mengatasi Geng Motor Bukan Tugas Polisi Saja, Tapi Peran Orang Tua Dan Pihak Sekolah Sangat Penting

Kamis, 30 Juli 2026 - 09:15 WIB

BNN Provinsi Jambi Amankan 9 Tersangka dan Barang Bukti Narkotika 

Selasa, 28 Juli 2026 - 14:25 WIB

TIM GABUNGAN SAT RESKRIM POLRES KERINCI BERHASIL CIDUK 4 PELAKU CURAS LINTAS PROVINSI

Jumat, 24 Juli 2026 - 22:05 WIB

Pastikan Percepatan Program Ketahanan Pangan, Danrem 042/Gapu Tinjau Cetak Sawah Rakyat di Tebo

Jumat, 24 Juli 2026 - 20:22 WIB

Ketua FRIC Jambi Minta Bentuk Satgas Jaga BBM Bersubsidi, Banyaknya Pelangsir dan SPBU Nakal di Jambi

Selasa, 14 Juli 2026 - 19:03 WIB

Silaturahmi Rutin Kapolda Jambi dengan Kajati Jambi Perkuat Sinergitas Penegakkan Hukum dan Soliditas

Minggu, 12 Juli 2026 - 15:23 WIB

OPERASI BESAR KORTAS TIPIKOR: GELEDAH ASET PEJABAT KEJAGUNG, TEMUKAN BRANKAS UANG PULUHAN MILIAR

Minggu, 12 Juli 2026 - 15:15 WIB

SKANDAL JAMPIDSUS BIADAB: KESABARAN RAKYAT HABIS, TUNTUT HUKUMAN BERAT BAGI PENGKHIANAT NEGARA!

Berita Terbaru