Miliki SK Menteri LHK, Dishut Jambi: Kelompok Tani Karya Makmur Berhak Mengelola Lahan

Editor - Ilhamsyah

Rabu, 15 Mei 2024 - 17:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jambi,MA – Dinas Kehutanan Provinsi Jambi menyatakan, bahwa Kelompok Tani Karya Makmur, Sungai Gelam yang diketuai oleh Asnawi memiliki SK dari Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI, untuk mengelola lahan seluas 210 hektare yang berada di Desa Sungai Gelam, Kecamatan Sungai Gelam,  Kabupaten Muaro Jambi.

Hal ini ditegaskan langsung oleh Kepala Bidang Penyuluhan, Pemberdayaan Masyarakat dan Hutan Adat Dinas Kehutanan Provinsi Jambi, Bambang Yulisman.

Bambang menerangkan, di dalam SK Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Nomor 6190 tahun 2020, disebutkan bahwa korban Kelompok Tani Karya Makmur Sungai Gelam diberikan izin usaha pemanfaatan hutan kemasyarakatan seluas 210 hektare yang berada pada kawasan hutan produksi terbatas.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kelompok Tani Karya Makmur yang diketuai oleh Pak Asnawi itu sudah punya SK sendiri dari Menteri LHK. Pemberian izin usaha pemanfaatan hutan kemasyarakatan kepada Kelompok Tani Karya Makmur seluas kurang lebih 210 hektare,”ujar Bambang Yulisman kepada wartawan saat dijumpai diruang kerjanya, Selasa 14 Mei 2024.

BACA JUGA  Lomba Pacu Perahu Memperingati HUT  Ke-66 Provinsi Jambi

Menurut Bambang, seharusnya Kelompok Tani Karya Makmur memiliki hak untuk mengelola sendiri lahan mereka.

Namun, Kelompok Tani yang diketuai oleh Asnawi itu nyatanya hanya bisa gigit jari, lantaran pihak Koperasi Bersatu Arah Maju (BAM) yang diketuai oleh Syarpani alias Pepen tidak mengakui SK Menteri LHK milik Kelompok Tani Karya Makmur.

Ketua Koperasi BAM Syarpani diduga justru menguasai alias menyerobot lahan Kelompok Tani Karya Makmur seluas 210 hektare tersebut.

“Dia (Kelompok Tani Karya Makmur,red) harusnya bisa mengelola sendiri, hanya saja BAM (Koperasi BAM) ini masih tidak mengakui,”jelas Bambang

Bambang menerangkan, di dalam SK perubahan Menteri LHK Nomor 4035 Tahun 2020 jelas berbunyi, bahwa lahan Koperasi BAM saat ini hanya seluas 501 hektare, dari sebelumnya 691 hektare.

” Luasnya menjadi 501 hektare,”terangnya.

Bambang menegaskan, SK Menteri LHK yang dimiliki Kelompok Tani Karya Makmur sudah terpisah, dan tidak ada kaitannya lagi dengan Koperasi BAM.

BACA JUGA  Kapolda Jambi Irjen Pol Rusdi Hartono memimpin langsung serah terima jabatan Karo Ops Polda Jambi dari Kombes Pol Feri Handoko kepada Kombes Pol. Andreas Wayan Wisaksono, S.I.K

“Sudah terpisah, tidak ada kaitannya,”tegas Bambang.

Sementara itu, pendamping Kelompok Tani Karya Makmur, Rakhmat Hidayat mengatakan, pihaknya telah melaporkan Ketua Koperasi BAM Syarpani alias Pepen ke polisi atas dugaan penyerobotan lahan.

Saat ini, laporan tersebut masih bergulir di Polda Jambi.

” Hak Kelompok Tani Karya Makmur ini telah dirampas oleh Koperasi BAM,”kata Rakhmat kepada wartawan, Rabu 15 Mei 2024.

Rakhmat menyampaikan, pihaknya kini tengah mengajukan surat permohonan pendampingan kepada Dinas Kehutanan Provinsi Jambi, agar Kelompok Tani Karya Makmur bisa mengelola lahannya sendiri.

“Saya memohon kepada Bapak Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Jambi untuk memberikan pendampingan kepada Kelompok Tani Karya Makmur untuk bisa masuk dan mengelola lahan yang menjadi haknya,”jelas Rahmat.

Selama ini, Kelompok Tani Karya Makmur tidak bisa mengelola lahan mereka, lantaran diduga terus dihalang-halangi oleh gerombolan preman bersenjata tajam, yang berkedok sebagai pekerja kebun Koperasi BAM.

BACA JUGA  Kapolres Tanjab Timur Ajak Pelajar Jadi Generasi Tangguh, Jauhi Geng Motor hingga Narkoba

“Selama ini Kelompok Tani Karya Makmur tidak bisa menggarap lahan nya sendiri. Pihak Koperasi BAM meletakkan preman bayaran di lokasi lahan,”terang Rahmat.

Rakhmat mendesak Polda Jambi untuk menindak tegas Ketua Koperasi BAM Syarpani dan oknum Anggota Polisi di Polda Jambi yang diduga kuat ikut terlibat dalam dugaan penyerobotan lahan milik Kelompok Tani Karya Makmur.

“Disana juga kami dapat kabar ada beking, dan beliau (beking) ini pun memang memiliki lahan dilokasi Kelompok Tani Karya Makmur, namanya Mandos alias Hendra. Saya memohon kepada Bapak Kapolda Jambi, Propam Polda Jambi untuk menindaklanjuti oknum bermana Mandos alias Hendra ini,”tukas Rahmat.

Rakhmat berharap masyarakat Kelompok Tani Karya Makmur Sungai Gelam, Muaro Jambi mendapatkan keadilan, sehingga bisa mengelola sendiri lahan yang telah menjadi haknya.pungkasnya

 

 

(Red Ilham)

Berita Terkait

KAPOLRES TANJAB BARAT TERIMA PIAGAM PENGHARGAAN PELAYANAN PRIMA (A) DARI KAPOLRI
TNI Fun Run 2026 Menggelegar di Jambi, Ribuan Pelari Bersatu Semarakkan HUT ke-81 TNI
Peringati HUT Ke-81 TNI, Korem 042/Gapu Gelar Open Tournament Tenis Danrem Cup Se-Sumatera 2026
Bidhumas Polda Jambi Gelar Bimtek Fotografi dan Videografi, Perkuat Kompetensi Kehumasan Personel
Ketua DPW FRIC Jambi Bersama Kadis Kominfo Provinsi Jambi Bahas Berita Hoax
Semarak HUT Lalu Lintas Bhayangkara ke-71, Ditlantas Polda Jambi Gelar Apel Bersama 
Pangkogabwilhan I Tekankan Solusi Permanen Karhutla: Kerjakan Dan Selesaikan Masalahnya
Ketua DPW FRIC Provinsi Jambi : Sumatera Swarnadwipa Pemerintah Perlu Beri Kemudahan Izin Pertambangan Rakyat Biar Sejahtera 
Berita ini 95 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 1 Oktober 2026 - 16:14 WIB

Kapolresta Jambi Berikan Reward Kepada 47 Personel Berprestasi 

Rabu, 30 September 2026 - 12:22 WIB

Pemerintah kabupaten Merangin Bongkar Kios Pedagang di Dua Titik

Selasa, 29 September 2026 - 11:48 WIB

Perkuat Fungsi Pengawasan dan Pembinaan Internal, Bidpropam Polda Jambi Gelar Gaktiblin di Polres Tanjab Timur

Senin, 28 September 2026 - 07:38 WIB

TNI Fun Run 2026 Menggelegar di Jambi, Ribuan Pelari Bersatu Semarakkan HUT ke-81 TNI

Sabtu, 26 September 2026 - 16:55 WIB

POLSEK JAMBI SELATAN KONFERENSI PERS UNGKAP KASUS SIRAM AIR KERAS HINGGA TEWAS

Jumat, 25 September 2026 - 07:34 WIB

*Kapal MT Nurhasanah Lima Terbakar di Perairan Teluk Majelis, 5 Crew Kapal Alami Luka Bakar*

Jumat, 25 September 2026 - 07:29 WIB

Kapolres Tanjab Timur Cek Kesiapan Personel dan Sarpras, Pastikan Pelayanan Publik Berjalan Optimal

Rabu, 23 September 2026 - 18:38 WIB

39 Perkara Narkotika Inkracht, 136,8 Gram Sabu Dimusnahkan di Muaro Jambi

Berita Terbaru