Dugaan Adanya penyelewengan Keuangan Desa Tanjung Benanak,Inspektoeat terkesan tak bernyali untuk melakukan Tindakan,

Editor - Ilhamsyah

Selasa, 19 Agustus 2025 - 17:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_0

Oplus_0

Tanjabbar,MA – Terkait Dugaan adanya penyelewengan Keuangan. desa Tanjung Benanak,Kecamatan Merlung,Kabupaten Tanjab Barat selama dijabat Oleh Kades Subardi,tampaknya Inspektorat Tanjab Barat tak bernyali untuk menindak lanjuti bahkan terkesan abai , ada apa ? Dan mengapa  ? Inspektorat tak berani melakukan tindakan, padahal selaku TIM Auditor yang dipercaya oleh Pemerintah Daerah untuk melakukan Audit Keuangan Desa yang berada di Wilayah Kabupaten Tanjab Barat.

Mencuatnya adanya dugaan penyelewengan Keuangan Desa Tanjung Benanak,selama dijabat oleh Subardi  Nota bene nya seorang Pensiunan PNS Staf Kantor Camat Merlung ,bermula dari Warga  mengeluh dan Meminta aparat penegak Hukum dalam hal ini Inspektorat untuk melakukan Audit Keuangan Desa, disinyalir terjadi penyelewengan Diantaranya, Adanya Dana Keuntungan dari pembangunan dimasa Mantan Kades ( Bambang ) sebesar Rp 33.000.000 yang sampai saat sekarang  tak mendapat kejelasan, tak pernah dijadikan Silpa, dan masuk dalam APBDes,Padahal Uang tersebut pernah diakui oleh Subardi tapi dengan Dalih uang teesebut sudah dibekukan di rekening  untuk menutupi jika terdapat Temuan dalam pemeriksaan BPK maupun Inspektorat.namun semua hanya tipu daya Subardi untuk mengelabui Keuangan Desa.
Bukan hanya itu saja Subardi berusaha memanipulasi Keuangan Desa di sub Bidang pembangunan dengan cara Mark Up Anggaran dan mengurangi Mutu dari banggunan sehingga terlihat jelas  beberapa Pembangunan Jalan Rabat beton seperti yang berada di Depan rumah Kediamannya sudah hancur berantakan, dititik Jalan poros Desa,padahal hanya beberapa bulan  dikerjakan lantaran Adanya Korupsi Barang Material yang sangat signifikan, jika didalam RAB  tercantum membutuhkan Semen sebanyak 100 sak, tapi realitasnya hanya digunakan 50 sak .padahal jika mengacu pada RAB tentu memiliki standar Nasional , apalgi Pembangunan tersebut melibatkan Tim Ahli Dinas PMD Tanjab Barat.

BACA JUGA  Gubernur Jambi DR. H. Al Haris Meresmikan Rumah Kebangsaan Siginjai bertempat di Jalan A.Tarmizi Kadir Pakuan Baru Kecamatan Jambi Selatan, Kamis (01/6/23)

Dan ironisnya lagi saat pembangunan Rabat Beton dijalan Poros yang berada di Depan Rumah Parno tahun 2025 Tampak tumpukan Pasir,sirtu ,dan Batu Split , menambah kecurigaan warga bahwa adanya indikasi Kejahatan berupa mencuri keuangan Desa,dimana pasir tersebut juga habis digunakan.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Namun saat dikompirmasi oleh wartawan Online Kabar Seputar Jambi dia berdalih jika Pasir tersebut tak digunakan itu pasir milk warga namun kebohongan ini ditampakan lagi oleh Subardi, dia berdalih jika bahan yang digunakan yaitu. pasir batu (Sirtu ) yang berasal dari sungai Pengabuan dicampur Batu Split . Padahal jika mengacu pada Ketentuan sangat tak sinkron yang ada jika pasir dicampur batu Split. Jika Mengunakan Sirtu tak membutuhkan lagi Split .

BACA JUGA  Rindu Kepemimpinannya, Warga RT 32 Pulau Kemang Berharap Nalim Kembali Pimpin Merangin

Subardi berusaha lagi membohongi jika semua ini sudah mendapat petunjuk dari TIM Ahli Dinas PMD Tanjab Barat yaitu Muzardi.
Namun amat disayangkan Muzardi membantah jika dirinya dilibatkan. Sebab pada Tahun 2025 Dinas PMD tak memperpanjang Kontrak Dengan Alasan Epensiensi Anggaran.
Bukan hanya itu saja Subardi membangun Sumur Bor yang bertepatan di samping Rumahnya yang hanya digunakan untuk kepentingan pribadinya, bahkan warga sekitar tak bisa menikmatinya, hal ini pernah dikompirmasi namun beliau menyatakan jika Air yang keluar keruh dan tak bisa digunakan ,dan meminta warga sekitar ikut  swadaya untuk menambah kedalaman sumur Bor tersebut ,padahal ini hanya tipu daya Sy Subardi untuk mengelabui warga. Diduga Subardi juga Mark up Belanja barang habis pakai seta SPPD piktip yang merugikan keuangan Desa, dan beliau juga memampaatkan Menantunya dalam pengelolaan Keuangan, Bendahara yang ada hanya simbolis saja, Tampa dilibatkan, jika dilibatkan pihak Inspektorat bisa mempertanyakan  terkait pengelolaan Keuangan dan Pelaporannya.

Warga meminta Pihak Inspektorat Jangan tutup telinga dan Mata terkait keluhan warga ? Jika tak ada tindakan, jangan salahkan warga jika kedepan main  hakim sendiri ? Dan bisa membuat kericuhan dan ditengah warga.

BACA JUGA  Wabup Tanjab Barat ; Kita Mendukung Program Transpormasi Pengadaan Barang Jasa

Salah satu warga dengan lantang menyampaikan terlalu banyak Dosa Subardi yang tak bisa dilindungi lagi sehingga sangat pantas menerima akibat dari perbuatannya sendiri,”  pihak Inspektorat selaku Auditor jangan hanya menerima laporan saja, lantas mengabaikan keluhan warga ? Jika Barometernya Laporan semua baik,Bagus, coba turun dan Cek, biar tahu apa yang terjadi, ” Cetusnya lantang.

Ia berpesan. Inspektorat jangan hanya mencari posisi Aman dengan Mengabaikan keluhan warga , jika ini terjadi maka warga Akan bertindak,” Kemana lagi warga harus mencari keadilan dan kebenaran jika hak kami direnggut oleh Kades untuk memperkaya diri sendiri”Ujarnya.

Dia tak menutupi jika Subardi Merupakan Pensiunan PNS yang mengerti akan Birokrat dalam segala hal, apalagi beliau pernah menjabat sebagai PJS Kades Tanjung Paku,” Selaku warga menginginkan Program ini tepat sasaran , dan dirasakan oleh warga Desa bukan hanya untuk Kepentingan Kades dan Keluarganya” ujarnya.

Sampai berita ini diterbitkan Pihak Inspektorat Tanjab Barat tak memberikan Tanggapan, sehingga pantas dan wajar jika warga menuding  Inspektorat Tanjab Barat tak memilki Nyali atau Mungkin ada kepentingan lainnya.( Tan-tim)

Berita Terkait

LSM dan Ormas dan Pers Kabupaten Bungo menggelar aksi kemanusiaan penggalangan dana korban Banjir 
Polres Muaro Jambi Berhasil Ciduk Pelaku Pengeroyokan Akibatkan Kematian di CRC Muaro Jambi
Aktifitas Penyalah Gunaan Bahan Bakar Minyak Bersubsidi jenis Solar di SPBU 2436515 yang terletak d Lintas Timur KM 121 
Aktivitas PETI di Batang Tebo Dinilai Mengancam Lingkungan dan Menyeret Dugaan Oknum Berseragam Coklat
Mafia BBM Bersubsidi Solar Merajalela, Warga Minta Aparat Hukum jangan Tutup Mata.
Polresta Jambi Gelar Apel Pasukan Operasi Zebra 2025, Siap Tertibkan Lalu Lintas
Teng !!! Operasi Zebra 2025 Digelar. Polres Merangin Minta Pengendara Lebih Tertib Dalam Berlalulintas.
KPK Tipikor Jambi Desak APH Tebo Periksa Kades Lubuk Madrasah Ilir Terkait Dugaan Pengelolaan Dana Desa
Berita ini 91 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Senin, 1 Desember 2025 - 08:26 WIB

*WAKAPOLRI TINJAU SPPG DI NTT, POLRI SIAP BANGUN 98 SPPG BARU DI WILAYAH 3T*

Senin, 24 November 2025 - 16:53 WIB

Polri Gelar Apel Kasatwil 2025: Wujudkan Transformasi Polri yang Profesional untuk Masyarakat

Minggu, 23 November 2025 - 16:21 WIB

Menteri Agus Tegaskan Kemenimipas Komitmen Transparan Terbuka kepada Publik

Jumat, 21 November 2025 - 10:29 WIB

*BARESKRIM POLRI BONGKAR 2 APLIKASI PINJOL ILEGAL, 400 KORBAN DIPERAS DAN DIANCAM*

Selasa, 11 November 2025 - 18:37 WIB

FRIC Dukung BGN Akan Tutup SPPG Tidak Sesuai SOP dan Akibatkan Keracunan Berulangkali

Selasa, 11 November 2025 - 17:40 WIB

Komisi III DPR Apresiasi Polri Ungkap Kasus Penculikan Balita Bilqis

Kamis, 30 Oktober 2025 - 17:26 WIB

Kompolnas RI Lakukan Kunjungan Kerja Ke Polres Batanghari

Kamis, 30 Oktober 2025 - 16:49 WIB

Presiden Prabowo Subianto memimpin rapat terbatas bersama jajaran menteri kabinet Merah Putih di Istana Merdeka

Berita Terbaru