Diduga adanya Penyelewengan Keuangan Desa,Warga Desa Lampisi Minta APH bertindak

Editor - Ilhamsyah

Sabtu, 16 Agustus 2025 - 15:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tanjabbar,MA – Diduga adanya Penyelewengan Keuangan Desa Lampisi,Kecamatan Renah Mendaluh,Kabupaten Tanjab Barat, bersumber dari Dana Desa,Alokasi Dana Desa ,Bagi Hasil Pajak, Bantuan Propinsi Maupun Pendapatan Asli Desa,warga meminta Aparat Penegak Hukum mengcross chek dan Mengaudit Keuangan Desa selama dijabat oleh H Mustofa selaku Kepala Desa.
Dimana dalam pengelolaan Keuangan Desa tidak Transparan

Keuangan Semua dikendalikan oleh Kepala Desa,Pekerjaan Desa dimonopoli termasuk Belanja Bahan Material Banggunan,Adanya Mark Up Anggaran, Harga Satuan Barang yang tertera didalam RAB dengan Harga Toko terlalu Mahal,adanya Manipulasi barang Material didalam RAB yang tak sinkron dengan realitas

Sebenarnya,misalkan jika didalam RAB tertulis penggunaan Material Semen sebanyak 120 sak kenyataan hanya digunakan 70 sak,hal ini bisa dibuktikan dengan Hasil pekerjaan,apabila sesuai dengan RAB tentu mutu, Kualitas,Kuantitas terjaga, dan Kepala Desa juga di duga mengelapkan PAD Desa Yeng bersumber dari bagi hasil BUMDesa, yang bergerak pada Usaha Rental alat Berat,Kebun sawit TKD dan penarikan Retribusi pasar

Salah satu warga yang enggan Namanya dipublikasi menyampaikan Pengelolaan Keuangan Desa Lampisi sepenuhnya mengangkangi Aturan Pemerintah seperti Transparansi Anggaran,Perencanaan Pembangunan,memonopoli setiap Kegiatan Tampa melibatkan warga,” Transparanai diabaikan,dan juga tak melibatkan warga dalam setiap kebijakan maupun keputusan terutama jika menyangkut Keuangan,”Katanya,

Lanjutnya bukan itu saja dalam mengelola Keuangan Desa semua dimonopoli oleh Kepala Desa terlihat dengan jelas setiap kali pembangunan yang belanja barang,Membayar Gaji pekerja,bahkan mengawasi tak terlihat staf maupun TPK ” Setiap Pembangunan yang ada tak ada TPK , kalau tidak percaya tanya sendiri.meskipun ada hanya sebagai pelengkap.jika memang ada TPK Tanya Design dan RAB,saya menyakini tak tahu sama sekali.” ucapnya lagi.

BACA JUGA  Seorang Warga Ditemukan Tewas di Bak Mandi SPBU Muara Bulian

Selaku warga berharap Program Swakelola yang semestinya keterlibatan warga secara aktif agar Program ini mampu mendobrak Perekonomian Masyarakat Perdesaan,” Warga sudah Tahu adanya itikad buruk Kades dalam mengelola Keuagan Desa,namun warga enggan saja mengkritk ? Meski tak diikut sertakan dalam Perencanaan,Pengelolaan,Pengawasan serta Pelaporan,”Ujarnya.

Pria Berbadan Gempal ini berharap Pihak Hukum mengambil tindakan Nyata, mengcross chek Pekerjaan Pisik serta Mengaudit Keuangan Desa selama dijabat oleh H Mustofa sebagai Kades,”Warga sangat berharap APH jangan tutup Mata Terkait adanya dugaan penyelewengan Keuangan Desa, Audit Keuangan Desa,jika memang terbukti ambil tindakan,” Katanya Mantap.

BACA JUGA  Sebuah peristiwa kebakaran telah terjadi di Gedung Mapolresta Jambi pada Jum'at malam (01/11/2024) sekira pukul 20.45 WIB.

Terpisah warga lainnya juga membeberkan hal berbeda,Terkait pengelolaan Kebun sawit TKD dan Bagi Hasil Bumdes Tampa Musyawarah tentu ini menyalahi Aturan,jika memang dimusyawarahkan minta Notulen Rapatnya serta lihat Pendapatan Desa pertahun sangat kecil ? ” PAD Desa begitu besar sementara yang tertera di APBDss sangat kecil,” Ujarnya.

Bahkan menurut salah satu sumber dari Rekan Pers bahwa Kades ini tak segan- segan mencaplok Nama instansi pemerintah untuk mengelabui warga,” omongan Kades ini jangan terlalu dipercaya bang? Dia sering caplok Nama institusi lainnya,” Terangnya singkat .

Sementara Kades Lampisi H Mustofa belum bisa dikompirmasi terkait persoalan ini.

Sementara Dinas PMD Tanjab Barat,Inspektorat dan BPK Stagtemennya akan dimuat pada Pemberitaan selanjutnya.

 

( Zulkatan/Tim)

Berita Terkait

Bupati Anwar Sadat Lantik 6 Kepala OPD dan Puluhan Pejabat Administrator dan Pengawas
Peroses pencarian bocah 7 tahun,menuaikan hasil Kurang dari 12 Jam Di temukan tidak jauh dari lokasih kejadian.
*Bocah 8 Tahun Tenggelam di Sungai Batanghari Muaro Jambi, Tim Rescue Basarnas Jambi Dikerahkan*
RDP DPRD Merangin dengan Diknas Pendidikan menemukan Jalan terang pasca Pelantikan kepsek
Serah Terima Jabatan Kepala Sekolah, wilayah satu(1) dan dua (2). Kecamatan tabir.
Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kabupaten Merangin Melantik Kepala Sekolah SD dan SMP Sekecamatan Tabir Selatan
Desinta S.SP.gr Bantah Disebut Sebagai Calo Pelantikan Kepsek, Susmarni Transfer Untuk Bayar Utang
Diduga Tak Transparan Kelola Dana BOS, FRIC Jambi Berikan Teguran SMKN 1 Muaro Jambi
Berita ini 72 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 17 Juni 2026 - 18:03 WIB

Bupati Anwar Sadat Lantik 6 Kepala OPD dan Puluhan Pejabat Administrator dan Pengawas

Rabu, 17 Juni 2026 - 16:46 WIB

Peroses pencarian bocah 7 tahun,menuaikan hasil Kurang dari 12 Jam Di temukan tidak jauh dari lokasih kejadian.

Selasa, 16 Juni 2026 - 20:51 WIB

*Bocah 8 Tahun Tenggelam di Sungai Batanghari Muaro Jambi, Tim Rescue Basarnas Jambi Dikerahkan*

Senin, 15 Juni 2026 - 22:55 WIB

RDP DPRD Merangin dengan Diknas Pendidikan menemukan Jalan terang pasca Pelantikan kepsek

Minggu, 14 Juni 2026 - 17:00 WIB

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kabupaten Merangin Melantik Kepala Sekolah SD dan SMP Sekecamatan Tabir Selatan

Kamis, 11 Juni 2026 - 08:56 WIB

Desinta S.SP.gr Bantah Disebut Sebagai Calo Pelantikan Kepsek, Susmarni Transfer Untuk Bayar Utang

Selasa, 9 Juni 2026 - 15:11 WIB

Diduga Tak Transparan Kelola Dana BOS, FRIC Jambi Berikan Teguran SMKN 1 Muaro Jambi

Selasa, 9 Juni 2026 - 06:48 WIB

Menuntut kejelasan Jalan masyarakat (Sekolah Rakyat) KAJAK Demo kantor walikota Jambi

Berita Terbaru