Aktifitas Penyalah Gunaan Bahan Bakar Minyak Bersubsidi jenis Solar di SPBU 2436515 yang terletak d Lintas Timur KM 121 

Editor - Ilhamsyah

Kamis, 27 November 2025 - 10:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tanjabbar,MA – Aktifitas Penyalah Gunaan Bahan Bakar Minyak Bersubsidi jenis Solar di SPBU 2436515 yang terletak d Lintas Timur KM 121,Kelurahan Merlung,Kecamatan Merlung,sudah dikeluhkan Masyarakat setempat, Puluhan Mobil Jenis PS dan Fuso terparkir di Area SPBU malam hari,agar Pagi hari saat SPBU Buka mereka sudah bisa mendapatkan Minyak solar dengan leluasa.setelah Minyak Solar sudah terisi didalam Tangki Mobil,Pelangsir ini buru-buru kelokasi tempat penimbunan,setelah itu mereka datang lagi ke SPBu untuk mengisi, hal ini  terkadang bisa dilakukan sampai 5 Rit sehari.

padahal jika mengacu pada UU Nomor 22 Tahun 2001 tentang Minyak Dan Gas Bumi secara jelas dan mengikat setiap Orang agar tak melakukan penimbunan Minyak Solar yang telah di Subsidi oleh Pemerintah untuk digunakan sebagaimana Ketentuan yang berlaku , bahkan Ancaman Pidana Penjara selama 6 Tahun dan Denda maksimal 60 Milyar .
Begitu juga sebaliknya pihak SPBU terancam akane msndapatkan sanksi berupa Skorsing dan Penghentian penyaluran Selama 30 hari serta Pemutusan Hubungan Usaha oleh Pertamina

BACA JUGA  PIMPIN PENURUNAN SANG SAKA MERAH PUTIH, GUBERNUR AL HARIS PESAN SEMANGAT KEBANGSAAN KEMERDEKAAN RI

Tapi tampaknya Pihak SPBU dan Kepolisian terkesan mengabaikan adanya Penyalahgunaan subsidi , ada Apa sebenarnya yang terjadi ? Mengapa Aktifitas ini tak tersentuh Hukum,? mengapa Aparat Kepolisisn tak bernyali ? Mungkinkah ada bagi-bagi bagi Amplop,,? Ini yang menjadi pertanyaan bagi Masyarakat ?

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Salah satu warga Yang enggan Namanya untuk di publikasi menyampaikan,Susah untuk mendapatkan Minyak Solar bersubsidi lantaran Aktifitas para Pelangsir yang sudah menjamur,” Selaku Masyarakat yang berhak untuk mendapatkan Subsidi akan  tetapi Realitasnya tak begitu , sebab adanya Gurita Bisnis yang dilakukan oleh oknum-oknum tertentu,” Ucapnya.

Ia menuding pihak SPBU selaku penyalur mengambil keuntungan dari Para Pelangsir, dimana. Dalam satu Rit mobil langsir mengisi Minyak, dikenakan biaya sebesar 20.000-50.000 yang disetorkan kepada Operator,begitu juga pihak Kepolisian yang telah diberi Amanah untuk mengawasi Penyalurannya agar tepat sasaran sesuai Aturan, akan tetapi sejauh ini membiarkan Tampa ada Tindakan yang nyata,” Pihak SPBU mengambil keuntungan dari para Sopir Pelangsir begitu juga pihak Kepolisian terkesan membiarkan Tampa mengambil tindakan nyata ,membiarkan  Subsidi yang dikeluarkan Pemerintah tidak tepat sasaran ,” Ucapnya lagi

BACA JUGA  Wagub Sani : Kecintaan Terhadap Ajaran Islam Membentuk Pribadi Berkarakter Mulia

Warga lainnya inisial S yang berprofesi sebagai sopir Pengangkut Buah TBS Sawit , membenarkan susah untuk mendapat Minyak solar bersubsidi lantaran banyaknya Armada Pelangsir Bahkan  para Pelangsir ini rela memarkirkan Mobilnya di Area SPBU pada maam hari saat SPBU tutup. dan saat SPBU buka pagi harinya mereka bisa mengisi lebih dahulu dengan Leluasa ,” kadang sayaJam 6 pagi sudah mau isi minyak Mobil tapi Antrian pelangsir sudah membludak , jika ikut Antrian kita harus menunggu Sampai Jam 10 pagi, sementara kita sudah mau beraktifitas terpaksa kita beli Dexlight terkadang beli Minyak solar Enceran,” Ucapnya.

BACA JUGA  Kades kemingking dalam Adi Hendra Gerak Cepat Memberikan Bantuan Sembako kepada masyarakat Kena Banjir

Salah seorang Tokoh Pemuda juga sempat mengatakan, Aksi para Mafia BBM Solar terbilang terstruktur,dan Terkoordinir,sehingga Saat Ada Tim yang Turun mereka langsung Tahu , dan mereka juga tiarap tak melakukan Aktifitas apapun,sebelum Tim tersebut Jauh dari SPBU,” jika Tim dari Polres ingin lakukan Tindakan harus secara diam-diam ,” Terangnya.

Ia meminta Kapolres Tanjab Barat mengambil Tindakan terhadap terhadap penyalahgunaan BBM bersubsidi,agar Subsidi tepat sasaran bukan dijadikan ajang Bisnis oleh Orang-orang tertentu , jika Kepolisian tak mampu mengambil Tindakan , lebih baik di cabut saja subsidi  Minyak ,” Pak Polres harus berani megambi Tindakan , jangan subsidi yang diperuntukan bagi Masyarakat dijadikan ajang Bisnis ,” Ucapnya.
Hingga berita ini diterbitkan Kapolres Tanjab Barat,AKBP Agung Basuki S.IK belum bisa dimintai keterangannya.

(Tan & tim)

Berita Terkait

Pemerintah kabupaten Merangin Bongkar Kios Pedagang di Dua Titik
Terungkap! Pembunuhan Budi Lestari Berawal dari KDRT, Eksekutor Dijanjikan Rp85 Juta
Perkuat Fungsi Pengawasan dan Pembinaan Internal, Bidpropam Polda Jambi Gelar Gaktiblin di Polres Tanjab Timur
TNI Fun Run 2026 Menggelegar di Jambi, Ribuan Pelari Bersatu Semarakkan HUT ke-81 TNI
POLSEK JAMBI SELATAN KONFERENSI PERS UNGKAP KASUS SIRAM AIR KERAS HINGGA TEWAS
*Kapal MT Nurhasanah Lima Terbakar di Perairan Teluk Majelis, 5 Crew Kapal Alami Luka Bakar*
Kapolres Tanjab Timur Cek Kesiapan Personel dan Sarpras, Pastikan Pelayanan Publik Berjalan Optimal
39 Perkara Narkotika Inkracht, 136,8 Gram Sabu Dimusnahkan di Muaro Jambi
Berita ini 18 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 30 September 2026 - 07:50 WIB

Bareskrim Polri Turun Tangan, Perselisihan Hak Lima Eks Pekerja dengan Tiga Raksasa Industri Morowali Dimediasi

Jumat, 25 September 2026 - 20:26 WIB

ISTANA MEMANGGIL FRIC: KOMITMEN TEGUH KAWAL NEGERI DAN TANGKAL HOAKS

Jumat, 18 September 2026 - 13:23 WIB

Presiden RI Prabowo Subianto memimpin Sidang Dewan Energi Nasional (DEN) di Istana Merdeka

Kamis, 17 September 2026 - 21:08 WIB

DITTIPIDTER BARESKRIM POLRI Ungkap Dugaan Praktik Penyuntikan LPG Bersubsidi di Tangerang Selatan

Kamis, 17 September 2026 - 09:00 WIB

Jual Beli Data Pribadi dan Lacak Identitas via Telegram, Tiga Pemuda Ditangkap Polda Jabar

Rabu, 16 September 2026 - 08:35 WIB

KPK Umumkan Identitas Delapan Tersangka Hasil OTT ATR/BPN

Senin, 14 September 2026 - 06:14 WIB

FRIC Tegaskan Berdiri Bersama Polri yang Tegas dan Profesional, Aduan Masyarakat Dibuka 24 Jam

Jumat, 11 September 2026 - 16:31 WIB

FRIC: Garda Terdepan Pejuang dan Mitra Setia Korps Polri

Berita Terbaru