Wamentan : Pemerintah Mitigasi dengan Hilirisasi Produk “Meja” Agar Petani Tetap Bekerja

Editor - Ilhamsyah

Rabu, 23 Agustus 2023 - 07:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tanjabbar,MA-Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) Republik Indonesia Harvick Hasnul Qolbi dan Sekretaris Jenderal Serikat Tani Islam Indonesia H Iqbal Sayuti beserta rombongan melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Tanjung Jabung Barat Provinsi Jambi, Selasa (22/8/23).

Kedatangan Wamentan Harvick ke dan rombongan disambut secara langsung oleh Bupati Kabupaten Tanjung Jabung Barat H Anwar Sadat, Wakil Bupati H Hairan para Unsur Forkopimda dan OPD terakit di Masjid Syekh Ustman Kuala Tungkal.

Bupati H Anwar Sadat menyampaikan ada beberapa komoditi unggulan yang dikembangkan di Kabupaten Tanjung Jabung Barat yaitu Kelapa Dalam dengan luas tanam 51.539 Hektar, Pinang seluas 13.645 Hektar, Kopi Liberika 2.869 Hektar, Kelapa Sawit 75.997 Hektar dan Karet 7.388 Hektar.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

” Pada sub sektor perkebunan masalah yang dihadapi saat ini adalah penurunan harga yang sangat tajam dalam 2 (Dua) Tahun terakhir khususnya pada komoditi Kelapa dalam dan Pinang,” ungkap Bupati didepan Wamentan.

BACA JUGA  Pantau Persiapan Pilkada di Tanjabtim, Pjs. Gubernur Sudirman Minta TNI dan Polri Kawal Ketat Pendistribusian Logistik

Bahkan saat ini di Tingkat Petani kata Bupati, harga Kelapa dalam hanya berkisar Rp 1.000,- per butirnya. Sedangkan biji pinang kering hanya mampu dijual Petani pada harga Rp3.000,- hingga Rp 5.000,- per kilogram, dimana sebelumnya mencapai diatas Rp20.000,- per Kilogram.

” Akibat rendahnya harga jual dua komoditi tersebut, berdampak serius pada penurunan daya beli Petani di Tanjung Jabung Barat di Pasar-Pasar di Wilayah Hilir Kabupaten,” ungkap Bupati.

Bupati menyebutkan, permasalahan di sektor pertanian terutama rendahnya harga jual beberapa komoditi perkebunan diatas telah didiskusikan baik di Tingkat Kabupaten maupun di Tingkat Provinsi.

BACA JUGA  Massa Nalim-Nilwan di Pamenang Selatan Semakin Solid

” Besar harapan kami melalui Pak Wamentan, permasalahan ini dapat dikaji dan mendapat perhatian secara Nasional,” katanya.

Gayung bersambut dengan apa yang disampaikan Bupati, Wakil Mengerti Pertanian Republik Indonesia Harvick Hasnul Qolbi menyebutkan, dirinya berada di Kabupaten Tanjung Jabung berada di tengah-tengah Kebun Kelapa dalam, yang beberapa waktu ini harganya cukup turun.

” Harga ekspornya kalau dari sini ke Malaysia. Pemerintah memberikan bantuan memitigasi permasalahan ini. Karena memang daya belinya sendiri di Malaysia menurun,” katanya.

Wamentan menyebutkan, sehubungan dengan permalasahan yang dihadapi untuk menggairahkan agar Petani tidak kehilangan mata pencaharian, Pemerintah melakukan kegiatan-kegiatan yang sifatnya Hilirisasi.

” Kalau kemarin lebih banyak ekspor, sekarang Pemerintah melalui berbagai instrumen yang ada berupaya membeli secara utuh, juga untuk pemasaran di dalam negeri menyeimbangkan harganya,” jelasnya.

BACA JUGA  Pangdam XX/TIB Tinjau Posko Udara dan Darat, Pastikan Kesiapan Total Penanganan Karhutla Jambi

Menurutnya Hilirisasi penting sekali artinya memang ada juga kebutuhan-kebutuhan yang sifatnya masih berupa produk-produk di Hulu.

” Jika di Hilirisasi ini penting, bagaimanapun juga produknya kalau istilah kami di Kementerian Pertanian Produk Meja bisa langsung sampai dimasyarakat yang otomatis menjadi nilai tambah baik disisi Petani, Peternak Pekebun,” katanya.

Dengan demikian sambung Wamentan Harvick Hasnul Qolbi Pemerintah bisa segera tahu harga eceran tertinggi yang pas dimana.

Termasuk anjloknya harga Pinang?, Wamentan Harvick menyebutkan soal anjloknya harga bukan di sektor pangan saja tapi sektor energi lain.

” Jadi yang bisa kita lakukan adalah bagaimana kita menjaga ini tetap stabil dengan upaya-upaya pembelian secara langsung menyerap lebih banyak daripada ekspor,” katanya.(red Ilham)

Berita Terkait

Polsek Telanaipura Bekuk DPO Curas Pasar Angso Duo Baru Rp 31 Juta Dirampas Dan Korban Ditusuk 
Polsek Kota Baru Bekuk 3 Pelaku Bobol Pipa Pertamina
POLSEK JAMBI TIMUR GERAK CEPAT BEKUK DUA PELAKU PENCURI TAS DI PAYO SELINCAH
Excavator merk zomlion bermain bebas di tepian bantang masumai desa Nibung diduga milik toni.
Spesialis Curanmor Parkiran Masjid Ditangkap, Polsek Jambi Selatan Bekuk Pelaku di Sarolangun
Dandim 0420/Sarko Pimpin Langsung Upacara Bulanan, Tekankan Modernisasi TNI dan Disiplin Prajurit
Alat berat excavator merk Komatsu di duga milik nek bermain bebas di tepian bantang masumai desa salam buku
Satresnarkoba Polres Tanjab Timur Gelar OSN Dua Hari di Nipah Panjang, Sasar Sejumlah Titik Rawan ‎
Berita ini 21 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 17:13 WIB

Polsek Telanaipura Bekuk DPO Curas Pasar Angso Duo Baru Rp 31 Juta Dirampas Dan Korban Ditusuk 

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 17:04 WIB

Polsek Kota Baru Bekuk 3 Pelaku Bobol Pipa Pertamina

Rabu, 21 Oktober 2026 - 15:59 WIB

POLSEK JAMBI TIMUR GERAK CEPAT BEKUK DUA PELAKU PENCURI TAS DI PAYO SELINCAH

Selasa, 20 Oktober 2026 - 17:03 WIB

Spesialis Curanmor Parkiran Masjid Ditangkap, Polsek Jambi Selatan Bekuk Pelaku di Sarolangun

Senin, 19 Oktober 2026 - 20:11 WIB

Dandim 0420/Sarko Pimpin Langsung Upacara Bulanan, Tekankan Modernisasi TNI dan Disiplin Prajurit

Minggu, 18 Oktober 2026 - 18:31 WIB

Alat berat excavator merk Komatsu di duga milik nek bermain bebas di tepian bantang masumai desa salam buku

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 09:19 WIB

Satresnarkoba Polres Tanjab Timur Gelar OSN Dua Hari di Nipah Panjang, Sasar Sejumlah Titik Rawan ‎

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 09:07 WIB

RESPON CEPAT LAPORAN 110, SATRESNARKOBA POLRESTA JAMBI GEREBEK RUMAH DIDUGA SARANG NARKOBA DI ALAM BARAJO

Berita Terbaru

Daerah

Polsek Kota Baru Bekuk 3 Pelaku Bobol Pipa Pertamina

Sabtu, 24 Okt 2026 - 17:04 WIB