Tim Gabungan Polda Jambi Melakukan Penertiban PETI di Sungai Buluh Kecamatan Rimbo Tengah Kabupaten Muaro Bungo Pada Rabu 14/12

Editor - Ilhamsyah

Rabu, 14 Desember 2022 - 19:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Jambi,MA- Kepolisian Daerah Jambi terus melakukan penertiban Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) yang berada di wilayah hukum Polda Jambi, pada kesempatan kali ini tim gabungan Polda Jambi melakukan penertiban PETI di kawasan Sungai Buluh, Kec. Rimbo Tengah, Kabupaten Muaro Bungo pada Rabu, (14/12)

 

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pada kegiatan tersebut dipimpin oleh Kasubdit IV Dit Reskrimsus Polda Jambi Akbp Arif Ardiansyah Prasetyo dengan didampingi oleh Kasat Reskrim Polres Bungo AKP Septo Badoyo, dan Kasat Intelkam Polres Bungo Iptu Tarjono.

BACA JUGA  Mobilisasi Angkutan Batubara Distop, Dirlantas Polda Jambi Tegaskan Tidak Akan Buka Jalan Sebelum di Lakukan Langkah Kongkrit Dalam Mengatasi Macet

 

Kapolda Jambi Irjen Pol. Rusdi Hartono melalui Kabid Humas Polda Jambi Kombes Pol. Mulia Prianto menyebutkan bahwa operasi penertiban PETI ini akan terus dilakukan guna mengantisipasi dan memberantas aktivitas tambang emas ilegal yang semakin meluas.

BACA JUGA  Wakapolda Jambi Brigjen Pol. Yudawan R menghadiri sekaligus membuka Rakernis Bidang Hubungan Masyarakat Polda Jambi T.A 2023.

 

” Saat melaksanakan operasi penertiban, tim yang turun mendapatkan sebanyak 14 alat dompeng rakitan yang berada di sepanjang aliran sungai. ” Ucap Kabid Humas

 

Diungkapkan oleh Mulia Prianto, bahwa pada saat pelaksanaan tidak ditemukan para pelaku Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) yang melakukan kegiatan penambangan.

 

” Seluruh barang bukti yang ditemukan di lokasi langsung dirusak dan ditenggelamkan agar tidak bisa digunakan kembali oleh para pelaku PETI. ” Jelas Kabid Humas Polda Jambi

BACA JUGA  Langkah Kompolnas dan Divisi Humas Polri Bangun Sinergitas Berikan Pelayanan Terbaik Kepada Masyarakat

 

Dikatakan lebih lanjut oleh Kabid Humas, meski tidak ditemukannya para pelaku PETI di lokasi penambangan, pihak kepolisian akan terus melakukan penertiban dan akan menindak tegas kepada para pelaku yang telah membuat masyarakat resah karena merusak lingkungan dan sungai yang merupakan sumber kehidupan masyarakat sekitar.(rasid)

Berita Terkait

*Tongkat Komando Yonif 142/Ksatria Jaya Resmi Berganti*
Rio Terpilih Abdul Karim Diduga terlibat Kasus Penyerobotan Tanah Dan Pemalsuan Dokumen
Diduga Ada Pengisian BBM Subsidi Tidak Sesuai Ketentuan di SPBU Nomor 24.372.25 Jujuhan
Modus Perkenalan Kembali Memakan Korban Di Kabupaten Bungo, Diduga Mobil Dan Harta Raup Dicuri, 4 Pelaku Berhasil Diamankan
Maraknya Penambangan Emas Ilegal,serta Adanya Persaingan Antar Pemodal di Kab Bungo
Diduga Dikendalikan dari Lapas, Jaringan Narkoba Antarprovinsi Beroperasi di Wilayah Bungo
LSM dan Ormas dan Pers Kabupaten Bungo menggelar aksi kemanusiaan penggalangan dana korban Banjir 
Aktivitas PETI di Batang Tebo Dinilai Mengancam Lingkungan dan Menyeret Dugaan Oknum Berseragam Coklat
Berita ini 33 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 11 Juli 2026 - 07:35 WIB

BREAKING NEWS: Febrie Adriansyah Mundur dari Jabatan Jampidsus

Kamis, 9 Juli 2026 - 09:33 WIB

Rumah Jampidsus, Febrie Adriansyah, Dijaga Puluhan Tentara

Kamis, 9 Juli 2026 - 09:02 WIB

Polisi Temukan Brankas Berisi Valas Saat Geledah Kafe di Cipete

Kamis, 2 Juli 2026 - 06:44 WIB

Mendagri Tito Hadiri Upacara Peringatan ke-80 Hari Bhayangkara di Bogor

Jumat, 26 Juni 2026 - 19:12 WIB

Mutasi Pejabat Utama dan Kapolres di Polda Jambi, Sejumlah Jabatan Strategis Berganti

Rabu, 24 Juni 2026 - 20:03 WIB

Polda Jabar Gercep, Tersangka Penyekapan Dan Penganiayaan Wanita di Bandung

Selasa, 23 Juni 2026 - 13:09 WIB

Polda Jatim Bongkar Sindikat Love Scamming Internasional, 3 Tersangka Diamankan

Minggu, 24 Mei 2026 - 19:16 WIB

Dir Tipidter  Bareskrim Polri Brigjen Pol M Irhamni Cek Langsung Ke Jambi  Penyebab Black Out

Berita Terbaru