Apel Operasi Keselamatan 2023 ini dilaksanakan di lapangan hitam Polda Jambi. Selasa (7/2/2023).

Ilhamsyah

- Penulis

Selasa, 7 Februari 2023 - 10:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jambi,MA-Wakapolda Jambi Brigjen Pol Yudawan Roswinarso langsung memimpin apel gelar pasukan Operasi Keselamatan 2023 ini.

Dalam sambutannya, Wakapolda Jambi Brigjen Pol Yudawan Roswinarso mengatakan kegiatan operasi keselamatan mengedepankan giat preemtif sebanyak 40%, preventif sebanyak 40% serta di dukung gakkum lantas sebanyak 20% dengan melaksanakan tilang ditempat terhadap pelanggaran yang berpotensi menyebabkan terjadinya kecelakaan lalu lintas.

“Hal ini guna mewujudkan situasi kamseltibcarlantas yang aman, nyaman dan selamat,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Wakapolda Jambi menjelaskan kegiatan pelaksanaan Operasi Keselamatan 2023 pada tahun ini di titik beratkan pada giat deteksi dini, pemetaan daerah rawan macet dan kecelakaan.

BACA JUGA  Ditreskrimsus Polda Jambi Ungkap Kasus Korupsi Proyek Stasiun, 5 Pelaku Menjadi Tersangka

 

“Kegiatan ini berupa bentuk kegiatan edukasi dalam rangka membangun kesadaran masyarakat untuk tertib berlalu lintas,” sebutnya.

Dengan adanya pelaksanaan Operasi Keselamatan yang akan kita laksanakan selama 14 (empat belas) hari terhitung mulai tanggal 7 – 20 Februari 2023 diharapkan akan dapat mendorong tercapainya tujuan operasi di wilayah hukum Polda Jambi dan jajaran Polres /ta Jambi, yaitu:

1. meningkatkan kesadaran dan kepatuhan masyarakat terhadap undang undang nomor 22 tahun 2009 tentang lalu lintas angkutan jalan, dengan harapan terciptanya perubahan mindset berlalu lintas menjadi tertib;

BACA JUGA  Setelah dilakukan pencarian, dihari kedua Tim SAR Gabungan yang terdiri dari Basarnas, Brimob, TNI dan Polri akhirnya menemukan titik koordinat keberadaan Kapolda Jambi Irjen Pol Rusdi Hartono beserta rombongan atas insiden Helikopter mendarat Darurat, Minggu (19/2/23).

2. terciptanya kamseltibcarlantas serta kepatuhan masyarakat dan menimalisir terjadinya pelanggaran maupun kecelakaan lalu lintas;

3. menurunnya angka pelanggaran dan angka kecelakaan lalu lintas dan jumlah fatalitas korban laka lantas;

4. meningkatnya disiplin masyarakat dalam berlalu lintas;

5. kesadaran kepatuhan masyarakat berlalu lintas sejak usia dini;

6. kesadaran dan kepatuhan pengendara kendaraan umum, pengendara angkutan barang dan angkutan batu bara untuk mematuhi aturan berlalu lintas;

Ia menambahkan Operasi Keselamatan tahun 2023 ini polri tidak dapat bekerja sendiri, perlu adanya partisipasi dan dukungan dari stakeholder dalam memberikan himbauan dan penyuluhan terhadap pengguna jalan terutama agar tujuan dan sasaran operasi dapat tercapa.

BACA JUGA  Kebijakan Al Haris Didukung Berbagai Elemen Masyarakat

Dalam mewujudkan hal tersebut, dibutuhkan peran masing-masing stakeholder seperti peran dan keterlibatan BPTD dan Dinas Perhubungan Provinsi Jambi dalam bentuk edukasi kepada pengendara kendaraan terkait dengan spesifikasi teknis kendaraan dan muatan guna mencegah pelanggaran over dimensi dan over loading (ODOL).

“Dalam menjaga sinergitas TNI – Polri peran dan keterlibatan tni sangat dibutuhkan terutama dalam memberikan penyuluhan tentang tertib berlalu lintas serta memberikan upaya edukasi kepada jajarannya,” tandasnya.

#poldajambi
#kapoldajambi
#wakapoldajambi
#jambi

(red ilham)

 

Berita Terkait

Hj. Iin Kurniasih Tekankan Pentingnya Pencegahan Kekerasan di Dunia Pendidikan
Dihari Pertama, Satgas Tindak Ops Jaran Berhasil Ungkap Kasus Tindak Pidana Penggelapan
Danrem 042/Gapu : Baksos wujud kepedulian dan tanggung jawab kepada masyarakat
Seorang Petani Menjadi Kurir Dengan Barang Bukti 2 Kg Sabu Ditangkap Tim Bid Brantas BNNP Jambi Di Kabupaten Bungo
Diduga RAB Pembangunan Desa Pulau Pauh Mark Up Sisa Anggaran Perlu Dipertanyakan
Diduga Pemdes Muara Danau Kangkangi UU no 14 tahun 2008 dan UU no 6 tahun 2014
Pemdes Delima Diduga Sengaja Kangkangi UU no 14 tahun 2008 dan UU no 6 tahun 2014
Gerakan Intervensi Serentak Pencegahan Stunting di Wilayah Kerja Puskesmas Simpang Limbur
Berita ini 11 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 14 Juni 2024 - 09:53 WIB

Hj. Iin Kurniasih Tekankan Pentingnya Pencegahan Kekerasan di Dunia Pendidikan

Jumat, 14 Juni 2024 - 09:36 WIB

Dihari Pertama, Satgas Tindak Ops Jaran Berhasil Ungkap Kasus Tindak Pidana Penggelapan

Jumat, 14 Juni 2024 - 06:53 WIB

Danrem 042/Gapu : Baksos wujud kepedulian dan tanggung jawab kepada masyarakat

Jumat, 14 Juni 2024 - 06:45 WIB

Seorang Petani Menjadi Kurir Dengan Barang Bukti 2 Kg Sabu Ditangkap Tim Bid Brantas BNNP Jambi Di Kabupaten Bungo

Jumat, 14 Juni 2024 - 06:11 WIB

Diduga RAB Pembangunan Desa Pulau Pauh Mark Up Sisa Anggaran Perlu Dipertanyakan

Kamis, 13 Juni 2024 - 06:48 WIB

Pemdes Delima Diduga Sengaja Kangkangi UU no 14 tahun 2008 dan UU no 6 tahun 2014

Rabu, 12 Juni 2024 - 17:47 WIB

Gerakan Intervensi Serentak Pencegahan Stunting di Wilayah Kerja Puskesmas Simpang Limbur

Rabu, 12 Juni 2024 - 17:24 WIB

Kendalikan Inflasi Jelang Idul Adha, Gubernur Al Haris Kumpulkan TPID Se-Provinsi Jambi

Berita Terbaru